pendidikan

Pj Gubernur Resmi Batalkan Kebijakan VBL Sekolah Jam 5.30 Pagi

Kamis, 21 September 2023 | 19:26 WIB
Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake

NTTHits.com, Kupang - Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake akhirnya secara resmi membatalkan kebijakan mantan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) terkait sekolah jam 5 pagi bagi 10 sekolah di Kota Kupang.

Pembatalan kebijakan itu termuat dalam tanggapan Pj Gubernur atas pemandangan umum Fraksi DPRD NTT, Kamis, 21 September 2023.

"Terhadap kebijakan masuk sekolah pukul 5.30 Wita yang berlaku pada SMK/SMA di Kota Kupang, pemerintah telah mengambil langkah bahwa pada 21 September 2023, jam masuk sekolah dikembalikan ke jadwal semula yakni jam 7.00 Wita," tegas Pj Gubernur NTT, Ayodhia Kalake.

Baca Juga: Keluarga Korban Penyerangan di Oesapa Kupang Minta Polisi Usut Aktor Intelektual

Sebelumnya Pj Gubernur berencana membatalkan kebijakan sekolah jam 5.30 Wita

"Rencananya kebijakan sekolah jam 5 pagi itu akan digentikan. Besok keputusannya," tegas Ayodia kepada wartawan, Selasa, 19 September 2023.

Dia mengaku sementara mempelajari, sambil mengomparasi dengan tiga negara yang sistem pendidikannya terbaik di dunia.

"Ada tiga negara yang kami pelajari yakni Finlandia, Jepang dan Jerman," katanya.

Pada rapat pimpinan, dia telah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk meninjau kebijakan tersebut. "Saya akan menginjungi sekolah tersebut dan berdialog dengan para guru," katanya.

Baca Juga: Dugaan Mark Up Tunjangan DPRD Kota Kupang Jadi Bahan Telaah Intelejen Kejati

Fraksi Partai Gerindra dalam pemandanhannya meminta penjabat Gubernur dan Sekda perlu menjadi nakhoda, membatasi pimpinan-pimpinan perangkat daerah tidak keluar rel menjadi pembuat kebijakan daerah sendiri melampaui kewenangannya.

Penerapan sekolah jam 5 pagi wajib segera dihentikan, selain melanggar hak-hak anak, kebijakan tersebut dibuat tanpa kajian, tanpa kesepahaman. Kebijakan ini sejak awal sudah mendapatkan penentangan dari berbagai pihak termasuk DPRD NTT. 

Fraksi Gerindra mendorong segera dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap 10 sekolah yang pada tahun sebelumnya melaksanakan pembelajaran jam 5 pagi dengan melibatkan seluruh pihak terkait.***

Tags

Terkini