nasional

Pasca Gempa, Tiga Tahap Bantuan Kemanusiaan Indonesia Tiba di Myanmar

Minggu, 6 April 2025 | 15:02 WIB
Reruntuhan Gempa Myanmar

“Selain itu kita bersama dengan tim tenaga kesehatan yang akan bertugas selama 30 hari,” tuturnya.

Akhir sambutan, dirinya tidak lupa mengucapkan apresiasi bagi seluruh pihak yang membantu kelancaran proses bantuan kemanusiaan ke Myanmar.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Indonesia,  atas dukungan dari semua pihak yang telah membantu kami untuk aksi kemanusiaan bagi korban bencana gempabumi di Myanmar,” tutup Pratikno.

Baca Juga: Dengar Aspirasi Masyarakat Ende, Gubernur NTT Minta Pembangunan Geotermal di Ende Dihentikan Sementara

Tinjau Tim Kemanusiaan Indonesia

Setelah melakukan simbolis bantuan kepada pemerintah Myanmar, delegasi selanjutnya menuju lokasi di mana tim kemanusiaan Indonesia berhasil menemukan beberapa korban jiwa yang tertimbun reruntuhan bangunan di perumahan pegawai negeri sipil setempat.

Pada kesempatan ini , Kepala BNPB mengungkap progres kerja dari tim bantuan kemanusiaan Indonesia yang sudah berada di Myanmar sejak Senin (31/3), di saat mayoritas masyarakat di Indonesia sedang menjalani hari raya idul fitri.

“Sejauh ini pelaksanaan tugas cukup baik, terkait berkoordinasi terus dilakukan dengan otoritas pemerintah Myanmar, Untuk tim USAR sudah hari kedua sudah melaksanakan tugas, sudah berhasil menemukan (korban tertimbun),"kata Suharyanto.

Setelah kemarin Tim USAR berhasil menemukan tiga korban meninggal dunia, hari ini Tim USAR kembali menemukan dua korban meninggal dunia yang tertimbun reruntuhan bangunan.

“Dengan segala perjuangan, dua hari sudah berhasil menemukan korban,” tutur Suharyanto.

Baca Juga: Direktris RSUD SK Lerik Bantah Dugaan Aliran Dana ke Rekening Pribadi

Kemudian delegasi Indonesia bergeser meninjau posko yang menjadi tempat bernaung bagi seluruh tim kemanusiaan yang bertugas dalam rangka penanganan bencana di Myanmar kali ini.

Kepala BNPB selanjutnya berpesan kepada personel Emergency Medical Team (EMT) yang juga tiba di Myanmar bersama delegasi lainnya hari ini.

“EMT datang ke sini bertugas selama 30 hari ke depan, sudah disiapkan semuanya untuk lokasi bertugas dan poskonnya. Lokasi penugasan jaraknya 20 menit dari posko, mulai besok melihat ke tempat penugasan membuat rumah sakit lapangan,Kemudian nanti dievaluasi misalkan seminggu banyak pasien-pasien karena korban gempa, tidak perlu pindah. Namun kalau dibutuhkan di lokasi lain, silakan menyesuaikan,” tutup Suharyanto. (*)

Halaman:

Tags

Terkini