nasional

PBNU Ingatkan Kehati-hatian Soal Usulan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Rabu, 15 Januari 2025 | 18:55 WIB
Ilustrasi beras zakat yang diusulkan akan membantu danai Makan Bergizi Gratis (Freepik)

Senada dengan PBNU, Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa dana zakat dapat dialokasikan untuk mendukung program MBG selama penerimanya termasuk golongan mustahik.

“Anak-anak miskin adalah bagian dari mustahik. Jadi, jika mereka menjadi target program ini, penggunaan zakat tentu saja memungkinkan,” jelas Noor.

Namun, Noor mengingatkan bahwa proses verifikasi penerima manfaat harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pasalnya, cakupan program MBG cukup luas, sehingga rentan terjadi kesalahan penyaluran.

“Dana zakat memang untuk memberdayakan umat, tapi kita harus memastikan penggunaannya tepat sasaran. Jangan sampai melanggar prinsip-prinsip syariat,” tegasnya.

Baca Juga: KPK Didesak Tangkap Mantan Sekwan Tolikara Terkait Kasus Penyalahgunaan Rp16 Miliar Lebih APBD 2017

Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Bangsa

Terlepas dari perdebatan, baik PBNU maupun Baznas mendukung program MBG sebagai langkah strategis untuk memperbaiki gizi generasi muda Indonesia. Keduanya sepakat bahwa dana ZIS, jika digunakan dengan benar, memiliki potensi besar untuk memperkuat program ini.

Sementara itu, Sultan B. Najamudin berharap masyarakat dan lembaga keagamaan dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan keberlanjutan program MBG.

“Program ini adalah investasi untuk masa depan bangsa. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin MBG bisa menjadi program unggulan yang membanggakan Indonesia,” pungkas Sultan. ***

Halaman:

Tags

Terkini