2 tablet per hari untuk anemia sedang.
Baca Juga: Natal Oikunene 2024, Melki Laka Lena Gelontorkan Rp500 Juta untuk Desa-desa di NTT
Bagi penderita anemia berat, perawatan lebih lanjut seperti transfusi darah dilakukan di rumah sakit.
“Selain itu, kami juga terus mengedukasi remaja putri tentang pentingnya pola makan bergizi seimbang, agar mereka terhindar dari anemia,” tambah dr. Nurmala.
Mengenal Gejala dan Penanganan Anemia
Anemia dapat dikenali dari gejala seperti lemas, pusing, pucat, hingga mudah lelah. Untuk pengobatan, dokter biasanya memberikan suplemen zat besi, vitamin B12, atau asam folat. Pada kasus berat, terapi seperti transfusi darah atau pemberian erythropoietin dilakukan untuk merangsang produksi darah.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Evakuasi Warga di Radius Bahaya Erupsi Gunung Ibu
Tips Sehat untuk Remaja
Agar terhindar dari anemia, remaja disarankan mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti:
Daging merah dan hati
Sayuran hijau (bayam, brokoli)
Kacang-kacangan dan biji-bijian
Selain itu, hindari makanan tinggi garam dan perbanyak minum air putih.
Dengan langkah pencegahan dan pola makan sehat, diharapkan generasi muda Karawang dapat tumbuh sehat, cerdas, dan bebas anemia.***