Kefamenanu, NTTHits.com - Kejaksaan Negeri (Kejari )Timor Tengah Utara (TTU) telah menunjukkan kinerja yang cukup baik, sepanjang tahun 2022.
Hal itu dibuktikan melalui pemaparan hasil penanganan Penegakan hukum di wilayah Kejari TTU, yang disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H, M.H melalui Kasi Intelijen, S. Hendrik Tiip, S.H, Rabu (28/12/2022).
Penyampaian kinerja Kejari TTU, kata Hendrik dilakukan untuk memenuhi tuntutan keterbukaan informasi publik.
Baca Juga: 2022, Kejari TTU Berhasil Selamatkan Aset Pemda Senilai Rp80 Miliar
Dalam tahun ini, jelasnya Kejari TTU telah membenahi kinerja, baik dari segi pelayanan hukum maupun penguatan jajaran.
"Pada penanganan penegakan hukum di wilayah Kejari TTU, terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masing - masing bidang", ungkap Hendrik.
Diantaranya, Pertama, Bidang Pembinaan.
"Dalam bidang ini, realisasi anggaran penyerapannya mencapai 98%", kata Hendrik.
Kedua, Bidang Intelijen.
"Untuk kegiatan penyelidikan targetnya 1 Perkara. Sudah ditangani 5 perkara, diselesaikan 3 dan sisanya 2", ungkapnya.
Sementara untuk pengawalan Proyek Strategis Pemerintah tidak ada target, realisasi Pengawalan Proyek Strategis totalnya sebesar Rp.135.410.342.000(seratus tiga puluh lima miliar empat ratus sepuluh juta tiga ratus empat puluh dua rupiah).
Ketiga, Bidang Pidana Umum.
"Restoratif Justice, targetnya 6 perkara dan dilaksanakan 6 perkara.
Selanjutnya SPDP target 89, realisasinya 89 perkara.
Lainnya, Pra Penuntutan target 75 realisasi 75 perkara. Selanjutnya, penuntutan target 65 Perkara, realisasi 62 perkara. Sedangkan Eksekusi 54 Perkara, realisasi 54 Perkara. Dan Terpidana target 64 terpidana, realisasi 64 terpidana", beber Hendrik.
Keempat, Bidang Pidana Khusus.