NTTHits.com, Kupang - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menyiapkan upaya mengantisipasi krisis air bersih saat puncak musim kemarau tahun 2023 dengan melakukan reschedule atau penjadwalan ulang distribusi air bersih.
"Musim hujan yang tidak bisa diprediksi, sehingga biasanya Perumda Air Minum Kota Kupang menyiasatinya dengan melakukan penjadwalan ulang pendistribusian air bersih ke pelanggan,"kata Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda Air Minum Kota Kupang, Ferdi Jermias, Jumat, 18 Agusutus 2023.
Menurut dia, kekurangan air bersih pada musim kemarau saat ini sudah menjadi hal biasa, karena dialami setiap tahun, debit air akan mengalami penurunan pada bulan September hingga November. Namun kondisi saat ini hingga Juli 2023, produksi air bersih masih dalam keadaan normal, namun upaya untuk melakukan mitigasi kerawanan air bersih sedang disiasati dan direncanakan untuk kembali melakukan kerja sama dengan BLUD SPAM NTT, dalam memanfaatkan air dari Bendungan Tilong.
"Untuk mitigasi kerawanan air bersih sedang kita siasati dan direncanakan kembali lakukan kerjasama manfaatkan air dari bendungan Tilong," tambah Ferdi.
Baca Juga: Dukcapil Terbitkan Ribuan KTP Baru Bagi Warga Kota Kupang Usia 17 Tahun
Jika biasanya distribusi air bersih dilakukan tiga kali dalam sepekan, maka nantinya pada saat puncak musim kemarau Perumda Air Minum akan mengurangi durasinya. Tujuannya agar adanya pemerataan distribusi air ke wilayah lain, terutama pada daerah yang lebih ekstrim.
Kekurangan debit air dipengaruhi pula dengan iklim yang tentunya tidak dapat diprediksi dan biasanya curah hujan tidak menentu, karena beberapa tahun terakhir ini, dari bulan November bahkan hingga Desember hujan tak kunjung datang, sehingga kekurangan debit air yang dialami dan berdampak bagi pelanggan konsumen layanan air bersih. (*)