NTTHits.com, Kupang - Pemerintah menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan daerah saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kupang,Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun anggaran 2024.
Adapun lima program strategis tersebut yakni Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Lingkungan Hidup, Ekonomi, Infrastruktur dan Stabilitas Politik yang Inklusi.
Baca Juga: Pemkot Kupang Targetkan Kasus Stunting di Tahun 2024 Jadi 10 Persen
Peningkatan SDM, berbagai upaya yang akan dan sedang dilakukan untuk mencapai target berfokus pada beberapa bidang antara lain bidang pendidikan dan kesehatan melalui peningkatan sarana dan prasarana serta kesejahteraan tenaga pendidikan dan kesehatan.
Peningkatan kualitas lingkungan hidup, salah satunya membuat resapan air di setiap titik genangan dan setiap rumah tangga, migrasi LPJU dari listrik PLN ke tenaga surya dan penggunaan pupuk organik.
Baca Juga: Kota Kupang dan Empat Kabupaten di NTT Jadi Target Percepat Pengalihan Jaringan 4G
Persoalan sampah, di tahun 2024 akan dibangun TPS3R atau sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efisien di seluruh kecamatan sehingga sampah yang sampai ke TPA adalah residunya saja.
Bidang ekonomi, melalu pemberian bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10.993 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Dana Pemberdayaan Masyarakat (PEM), bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu serta bantuan perlengkapan pendukung usaha bagi masyarakat.
Baca Juga: Dukung Program Pemkot Kupang, Partai Solidaritas Indonesia Lakukan Aksi Bersama Pungut Sampah
Infrastruktur juga menjadi perhatian penting, sejumlah target terkait air bersih, sanitasi, rumah tidak layak huni serta perbaikan jalan menjadi perhatian khusus pada RKPD tahun 2024.
Hal terakhir yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2024 adalah menjaga stabilitas politik dan keamanan menjelang Pemilu 2024 dengan melakukan sosialisasi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Ketua Komisi I DPRD Minta Pemkot Kupang Segera Terbitkan SK Bagi 933 PTT
"Upaya pemulihan ekonomi harus terus dilakukan, untuk menekan laju inflasi dengan operasi pasar, gerakan tanam pangan cepat panen, dan penguatan modal usaha atau dana PEM,"tutup George. (*)