NTTHits.com, Kupang - Andovi dan Jovial da Lopez, aktor, komedian dan YouTuber asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang populer lewat akun youtube skinnyindonesian24, mengeluarkan pernyataan resmi lewat akun instagramnya @andovidalopez, untuk berdiskusi bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), Linus Lusi terkait pemberlakuan jam sekolah pukul 05.00 wita.
Lewat unggahan feed instagram miliknya, Selasa 28 Februari 2023, Andovi mengutarakan niatnya bersama sang kakak untuk ngobrol dan diskusi bareng Gubernur Viktor Laiskodat.
Baca Juga: PGRI: Kebijakan Pembelajaran Jam 5.30 Pagi Lebih Cocok untuk Sekolah Asrama
Mereka sempat ditanyakan oleh netizen siapa mereka sehingga berani mengajak diskusi Gubernur Viktor, dan dijawab oleh Andovi bahwa mereka adalah rakyat Indonesia yang kebetulan adalah orang NTT yang peduli dengan pendidikan di NTT.
Bahkan dia memberi bukti bahwa mereka baru saja menyelesaikan pembangunan gedung SMP di Kota Maumere Kabupaten Sikka-NTT.
Baca Juga: Dewan Minta Kebijakan Masuk Sekolah Jam 5.30 Wita Dipending, Linus Ngotot Jalan Terus
Sementara itu rabu, 1 Maret 2023, pada Akun Instagram resmi Gubernur NTT @viktorbunvtilulaiskodat yang dikelola tim digital VBL memposting sebuah story instagram untuk mengajak siapapun duduk berdiskusi bersama Gubernur Viktor.
Andovi da Lopez pun merespon pertanyaan netizen yang mempertanyakan keinginannya untuk berdiskusi bersama Gubernur Viktor dan Andovi menjawab bahwa mereka sudah ada dialog dengan pihak yang berkaitan, dan besok Kamis 2 Februari 2023 mereka akan mendapatkan jawaban kepastian jadi atau tidaknya diskusi bersama Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.
Baca Juga: Payung Hukum Sekolah Jam 5.30 Pagi Hanya Perjanjian Kinerja Kadis dan Kepsek
Sekedar informasi Andovi da Lopez merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, sementara sang kakak Jovial da Lopez merupakan lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di Universitas Indonesia jurusan Fisika. Mereka sering tampil bersama Najwa Shihab dalam Program Narasi. (*)