Pengalaman paling membekas baginya adalah melihat semangat anak-anak pergi ke sekolah setiap hari, meski dengan segala keterbatasan.
“Ada yang pakai sepatu, sandal, bahkan tanpa alas kaki, tapi tetap semangat belajar. Itu yang membuat saya terus berjalan,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Melki memastikan seluruh temuan akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah. “Masukan dari lapangan seperti ini sangat penting. Kita butuh kerja bersama untuk menjawab tantangan ini,” ujarnya.
Audiensi ini menegaskan bahwa persoalan pendidikan di NTT tidak hanya soal akses, tetapi juga pemerataan layanan, kesejahteraan tenaga pendidik, serta kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang membutuhkan penanganan terpadu.***