humaniora

Dandim 1603 dan Forkopimda Sikka Panen Raya Padi Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 28 April 2025 | 17:22 WIB
Dandim bersama Forkopimda Sikka gelar panen raya padi bersama. (Mardat)

NTTHits.com, Maumere— Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Komandan Kodim (Dandim) 1603/Sikka Letkol Arm Denny Riesta Permana, S.Sos bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sikka melaksanakan Panen Raya Padi Serentak di Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Senin (28/4/2025).

Dalam sambutannya, Dandim Denny Riesta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

"Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung penuh program-program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Lawatan Dinas ke Pulau Sumba, BI NTT Jalin Sinergitas Perkuat Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Potensi Ekonomi Lokal

Lebih lanjut, Letkol Denny menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak untuk mendorong kemajuan sektor pertanian.

"Mari kita terus mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Kami berharap para petani semakin termotivasi untuk menghasilkan produk pertanian berkualitas demi memperkuat ketahanan pangan nasional," tegasnya.

Ia juga menambahkan, kehadiran aparat keamanan di tengah-tengah petani bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan pertanian berlangsung aman dan nyaman, tanpa gangguan.

Baca Juga: Gubernur NTT Dorong Swasembada Pangan, Pelayanan Kesehatan, dan Mutu Pendidikan

"Melalui sinergi ini, kita ingin memperkuat swasembada pangan nasional, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045," imbuhnya.

Kegiatan panen raya ini menjadi bukti komitmen TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya dalam bidang pangan.

Panen serentak ini dilakukan di atas lahan seluas 3 hektare di wilayah Desa Kolisia B. Diharapkan, langkah ini menjadi awal yang baik dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Sikka.

Baca Juga: Pantau Bendung Wae Ces, Gubernur NTT Ingin Jadikan Manggarai Lumbung Pangan Nasional

Selain itu, para petani didorong untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan masa depan, agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor beras dari luar negeri seperti Vietnam.

Dalam kesempatan tersebut, juga ditegaskan bahwa stok beras di Bulog Kabupaten Sikka ditargetkan mencapai 76 ton, sesuai arahan dari Bulog Nasional, guna menjamin ketersediaan pangan lokal yang mencukupi. (Mar)

Tags

Terkini