humaniora

Cari Pejabat Kompeten, Jabatan Kadis, Staf Ahli, Camat dan Lurah Pemkot Kupang Segera Diisi Sebelum Lebaran

Kamis, 6 Maret 2025 | 11:28 WIB
Wali Kota Kupang saat konferensi pers usai Pidato Perdana di Gedung DPRD

NTTHits.com, Kupang - Tujuh jabatan esalon II atau setingkat Kepala Dinas (Kadis) dan Kepala Badan (Kaban), Staf Ahli, Camat dan para lurah yang lowong selama ini di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, segera diisi oleh pejabat definitif yang berkompeten.

"Jabatan kosong itu ada tujuh, sekarang lagi digodok, ada mekanismenya tidak bisa saya main tunjuk, paling habis ramadhan ini, tapi kalau bisa lebih cepat lebih baik,"kata Wali Kota Kupang, Chris Widodo, dalam konferensi pers, Rabu, 5 Maret 2025.

Baca Juga: Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Dorong Sinergi Pengendalian Inflasi & Digitalisasi Ekonomi

Jabatan-jabatan yang kosong ini harusnya segera diisi, Sebab, jika tidak maka akan berdampak pada kinerja suatu organisasi perangkat daerah atau OPD. Lalu, jika ada pejabat yang merangkap jabatan, tentunya hal ini akan berdampak pada kinerja serta merealisasikan atau melaksanakan program dan kegiatan.

Adapun jabatn - jabatan tersebut yakni Staf Ahli, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pertanian, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Sementara posisi camat dan Lurah yang lowong dan dijabat Plt yakni, Lurah Fatukoa, Lurah Nunleu, Lasiana, Airmata, Oeba, Kampung Solor dan lurah Manutapen.

Baca Juga: Gubernur NTT Dukung Pengembangan SDM Pertanian, SMK-PP Kupang Bersiap Jadi Politeknik

Ketua DPRD Kota Kupang, Ricard Odja, berharap dikepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Chris - Serena bisa secepatnya melakukan proses penempatan jabatan - jabatan lowong agar dijabat oleh pejabat definitif agar kinerja pemerintahan dapat berjalan optimal.

"Harapannya jabatan- jabatan lowong segera diisi pejabat definitif agar tata pemerintahan dapat optimal,"kata Ricard.

Proses mutasi pejabat, mengisi kekosongan jabatan menjadi salah satu fokus utama penataan birokrasi pemerintahan dalam 100 hari kerja kepemimpinan Wali Kota Kupang, Chris Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis. (*)

Tags

Terkini