humaniora

Arab Saudi Larang Anak-Anak Ikut Ibadah Haji Mulai 2025 Demi Keselamatan Jemaah

Minggu, 16 Februari 2025 | 13:07 WIB
Suasana di Ka’bah yang dipadati jemaah untuk beribadah. (instagram.com/masjidilharam)

NTTHits.com, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kebijakan baru yang melarang partisipasi anak-anak dalam ibadah haji mulai tahun 2025. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk melindungi anak-anak dari risiko yang timbul akibat kepadatan jemaah selama pelaksanaan haji.

"Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak-anak serta menghindari potensi bahaya selama haji," ujar perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Jumat, 14 Februari 2025.

Baca Juga: Biaya Haji Turun Lagi! Dukungan Arab Saudi Buka Peluang Ongkos Lebih Terjangkau

Prioritas bagi Jemaah yang Belum Pernah Berhaji

Selain melarang anak-anak, pemerintah Arab Saudi juga memprioritaskan pendaftaran haji 2025 bagi mereka yang belum pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya. Kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi umat Muslim untuk memenuhi rukun Islam kelima setidaknya sekali seumur hidup.

Langkah Strategis untuk Meningkatkan Keselamatan

Untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan jemaah, pemerintah Saudi telah menerapkan berbagai langkah strategis, antara lain:

Baca Juga: Haji Muhamad Ansor Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD NTT, Gantikan Jonas Salean

  • Kampanye Kesadaran Keselamatan: Edukasi bagi jemaah mengenai pentingnya keselamatan selama pelaksanaan haji.

  • Penerapan Teknologi Canggih: Penggunaan sistem teknologi mutakhir untuk mengatur pergerakan jemaah di situs-situs suci.

  • Modernisasi Infrastruktur: Peningkatan fasilitas seperti tenda perkemahan dan jalur pejalan kaki guna mendukung kelancaran ibadah.

"Kami berkomitmen menyediakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh jemaah dengan menerapkan teknologi terbaru dalam pengelolaan pergerakan mereka," tambah perwakilan kementerian.

Baca Juga: 196 Haji Asal Kota Kupang Tiba Dari Tanah Suci Mekkah

Revisi Kebijakan Visa untuk Mengurangi Kepadatan

Halaman:

Terkini