NTTHits.com, Kupang - Pasar Oebobo di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipilih sebagai lokasi peluncuran perdana Program Pasar Pangan Segar Aman (PAS Aman). Program inisiatif kolaboratif antara Pemkot Kupang, Pemerintah Provinsi NTT, Badan Pangan Nasional, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan pasar yang bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan.
Plt. Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan (PPSKMP) Badan Pangan Nasional, Apriyanto Dwi Nugroho, mengatakan, pentingnya keamanan pangan sebagai faktor utama dalam mengurangi stunting di Indonesia. “PAS Aman hadir untuk memastikan ketersediaan pangan yang aman, bergizi, dan berkualitas,” kata Nugroho, Kamis, 28 November 2024.
Baca Juga: Data Tabulasi C1 Plano, CSan Menang dengan 36,29 Persen
Pj. Wali Kota Kupang, Linus Lusi, mengapresiasi kepada Badan Pangan Nasional yang telah memilih Pasar Oebobo sebagai lokasi peluncuran perdana Program PAS Aman di wilayah NTT
“Program ini adalah langkah awal yang penting untuk menciptakan pasar-pasar yang lebih bersih, aman, dan sehat, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat di Kota Kupang,”kata Linus.
Pentingnya peran pedagang dalam menjaga kebersihan pasar juga disoroti demi menciptakan kenyamanan bagi pengunjung. “Pasar yang bersih dan aman adalah kunci lingkungan yang sehat. Kami berharap Pasar Oebobo menjadi model bagi pasar-pasar lain di Kota Kupang dan NTT,” tambah Linus.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kupang sebagai lokasi pilot project PAS Aman. “Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga pengelolaan yang lebih baik, sistem yang teratur, dan jaminan keamanan pangan,” ungkapnya.
Setelah peresmian, Pj. Wali Kota bersama rombongan meninjau langsung fasilitas PAS AMAN di Pasar Oebobo, termasuk area los pedagang dan Pos Pengecekan Kandungan Pestisida pada bahan makanan.
Dengan adanya Program PAS Aman, Pemkot Kupang berharap dapat membangun pasar-pasar yang tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga simbol kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan di NTT. (*)