humaniora

Gibran Rakabuming Raka Pimpin Rakor di BNPB Bahas Penanganan Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Selasa, 12 November 2024 | 21:45 WIB
Wapres Gibran Raka Buming Raka saat memimpin rapat koordinasi di Kantor BNPB

NTTHits.com, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa, 12 November 2024 bahas penanganan darurat bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Kita ingin pemerintah hadir di saat-saat darurat seperti ini,”kata Wapres RI, Gibran Rakabuming, saat memberikan arahan.

Baca Juga: BI NTT - Bea Cukai Launching Digitalisasi Pembayaran Pungutan Kepabeanan di PLBN Mota’ain

Gibran menegaskan perlunya perencanaan yang matang, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. ia mencontohkan pada persediaan bantuan logistik, masalah kesehatan para warga terdampak, penanganan khusus pada kelompok prioritas, seperti balita, ibu hamil, lansia dan ibu menyusui, serta, antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir lahar. Di samping itu, Wapres Gibran juga menggarisbawahi pentingnya kesamaan data antarpemangku kepentingan agar penanganan bencana dapat tepat sasaran.

Pada kesempatan itu, Wapres menyampaikan, hasil koordinasi para menteri dan kepala lembaga terkait serta seluruh upaya maksimal dikerahkan untuk keselamatan warga dan hasil berkala akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.“Untuk selanjutnya, hasil rapat akan kita laporkan ke Pak Prabowo,” tutur Wapres.

Baca Juga: BRI Sukses Turunkan Rasio Kredit Bermasalah, Kualitas Aset Kian Membaik

Melalui dukungan penuh dari pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh kementerian terkait, Wapres berharap seluruh langkah penanganan ini dapat terlaksana secara efektif dan masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Sementara itu, saat konferensi pers, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan, BNPB terus membantu penanganan warga terdampak, khususnya di pos pengungsian yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Bapak Wapres mengarahkan untuk membedakan tempat pengungsian antara yang umum, lansia, hamil, menyusui, dan anak anak, supaya pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasarnya tepat,” ujar Suharyanto.

Baca Juga: Telkomsel Kembali Perluas Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Perbatasan NTT

Kepala BNPB memastikan, per hari ini belum ada keluhan terkait pelayanan kebutuhan dasar, makan, minum, air bersih. Namun demikian, BNPB akan terus melengkapi fasilitas dasar di pos pengungsian, seperti MCK.

Jajaran menteri dan kepala badan terkait yang hadir membahas fokus pada langkah-langkah cepat untuk memastikan masyarakat terdampak merasakan kehadiran pemerintah dalam masa kedaruratan ini.

Baca Juga: Indosat Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Warga Desa Bokang Pasca Erupsi Gunung Lewotobi Flores Timur

Hadir dalam rakor BNPB diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dan Kepala Badan Geologi M. Wafid.

Situasi Terkini

Halaman:

Tags

Terkini