humaniora

Gereja Diminta Kembangkan Konsep Kesejahteraan Melalui Pengembangan SDM

Sabtu, 20 Januari 2024 | 14:47 WIB
acara serah terima Majelis Klasis Kota Kupang Barat periode pelayanan tahun 2024-2027,

NTTHits.com, Kupang - Konteks kemitraan antara pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan gereja terdapat satu hal yang perlu mendapatkan perhatian serius bersama dan diharapkan dapat menjadi bagian dari rancangan pelayanan yakni konsep kesejahteraan melalui upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal tersebut di sampaikan Pj Wali Kota Kupang, Fahren Funay saat menghadiri acara serah terima Majelis Klasis Kota Kupang Barat periode pelayanan 2024-2027, di gedung kebaktian jemaat GMIT Pniel Sikumana.

Baca Juga: Pemkot Kupang Mulai Terapkan Sistem Informasi Kearsipan Srikandi

"ada satu hal yang perlu mendapatkan perhatian serius bersama yaitu konsep kesejahteraan bersama baik dalam tataran kehidupan berjemaah maupun dalam konteks kehidupan sosial,"kata Fahren Funay, Sabtu, 20 Januari 2024

Menurut dia, kemitraan antara pemerintah dan gereja dapat menjadi bagian dari rancangan pelayanan jemaat dan menjawab tantangan dalam mewujudkan kesejahteraan melalui upaya pengembangan sumber daya manusia yang akan berperan sebagai sentra dan motor penggerak pembangunan dan pelayanan gerejawi.

Baca Juga: Kualitas Layanan Publik Tujuh Kantor Pertanahan di NTT Menurun

Sumber daya manusia yang dimaksudkannya adalah mereka yang benar-benar handal bukan saja karena memiliki pendidikan dan keahlian yang memadai, produktif dan kreatif, namun juga memiliki karakter atau kepribadian dan moralitas dan kehidupan spiritual yang terpuji.

Ketua Klasis Kota Kupang Barat, Pdt. Lelin Fointuna Ndun, mengatakan, gereja sebagai lembaga keagamaan akan terus bergandengan tangan untuk belajar dan terus mengembangkan diri mengikuti proses sesuai dengan rencana Tuhan yang mungkin sulit dipahami.

Baca Juga: Polres Sabu Raujua Zona Merah Pelayanan Publik

"Mungkin suatu saat kita gagal tapi ketahuilah kita memiliki Tuhan yang tidak pernah gagal."kata pdt.Lelin 

Gereja akan terus bekerja bersama-sama sebagai mitra, membangun budaya kerja kolaborasi dan membuka akses luas, bersinergi dengan banyak pihak dengan sumber daya yang ada sehingga mampu membangun budaya kerja baru di mana pemberdayaan jemaat menjadi salah satu prioritasnya. (*)

Tags

Terkini