humaniora

Hijaukan Alam, Kodim 1605/Belu Tanam Anakan Pohon di Desa Fatuketi

Minggu, 10 Desember 2023 | 10:27 WIB
Perbatasan Indonesia Timor Leste

NTTHits.com, Atambua - Dalam rangka mendukung program pelestarian lingkungan dan menghijaukan alam, Kodim 1605/Belu menggelar kegiatan kerja bakti penanaman anakan pohon di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Sabtu 9 Desember 2023.

Aksi peduli kelestarian alam terpusat di
sekitaran Bukit Besaknane itu dihadiri
Dandim 1605/Belu, Kasdim Belu, Danramil 1605-02/Atapupu, Pasiter Kodim Belu, Pasi Ops Kodim Belu, Pasi Log Kodim Belu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Kakuluk Mesak, Pj Desa Persiapan Lakafehan, Cadet Mahasiswa Unhan serta masyarakat setempat.

Menurut Dandim Belu, Letkol Arh. Suhardi, kegiatan penanaman anakan pohon berupa mangga dan jambu ini merupakan salah satu agenda kegiatan karya bakti guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan munculnya wabah penyakit di wilayah.

Baca Juga: Pentingnya MoU Indonesia-Timor Leste Guna Pengendalian HIV-AIDS di Perbatasan

"Penanaman pohon ini merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sudah kita lakukan sebelumnya berupa pembersihan sampah dan selokan di pasar tradisional Atambua," ungkap dia.

Suhardi menuturkan, penghijauan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara nyata dan berkelanjutan untuk menangani krisis lingkungan, untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berfungsi dengan baik.

"Selain untuk mencegah bencana banjir dan longsor, kegiatan penanaman anakan pohon ini bertujuan untuk menghijaukan dan mengembalikan kembali negara Indonesia ini sebagai negara tropis," ucap dia.

Baca Juga: CD Bethesda Yakkum Gelar Peringatan Hari AIDS Sedunia 2023 di Mota'ain

Diharapkan, masyarakat lebih peduli lagi dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan dengan menanam berbagai jenis pohon karena manfaatnya sangat luar biasa juga sebagai penyanggah ekonomi masyarakat itu sendiri dan bagi generasi berikutnya.

Sementara itu Kasi Pemerintahan Kecamatan Kakuluk Mesak, Jefrino Pareira mengatakan wilayah hutan pada umumnya di NTT sering diperhadapkan dengan masalah banjir dan kekeringan yang mana hal ini disebabkan masih sangat kekurangan pohon sebagai penyangga air bagi kehidupan.

"Dengan adanya kegiatan aksi peduli alam ini kita berharap hutan kita bisa hijau kembali dan mencegah tanah longsor dan kekeringan yang ada di wilayah ini," ujar Jefrino. (Yan Manek) 

Tags

Terkini