ekonomi

QRIS Jelajah Indonesia di Labuan Bajo, Kampanye Perluas Penerimaan Pembayaran Digital

Senin, 15 Juli 2024 | 19:32 WIB
QRIS Jelajah Indonesia di Labuan Bajo, NTT

NTTHits.com, Labuan Bajo -  QRIS Jelajah Indonesia yang digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan program flagship campaign guna memperluas tingkat akseptansi atau penerimaan pembayaran digital khususnya QRIS. 

"Semoga pelaksanaan kegiatan ini dapat menimbulkan efek positif bagi pariwisata di Labuan Bajo, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui digitalisasi sistem pembayaran,"kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, Senin, 15 Juli 2024.

Menurut dia, pertumbuhan QRIS yang sangat akseleratif tumbuh hingga 544 persen secara  yoy, harapannya dengan jumlah pertumbuhan tersebut, juga semakin banyak yang paham dan mengerti akan pembayaran digital terutama QRIS, bukan hanya masyarakat lokal, namun juga wisatawan asing.

Baca Juga: Tujuan Pergi Menagih Hutang di Rumah, Agustinus Malah Dianiaya Rizal. Berujung Proses Hukum.

"Kami berharap juga semakin banyak yang melek akan pembayaran digital terutama QRIS, bukan hanya masyarakat lokal, namun juga wisatawan asing.”tambah Didiet.

Konsep QRIS Jelajah Indonesia digelar dengan format kompetisi yang melombakan kelompok anak-anak muda untuk mengkampanyekan pembayaran digital khususnya QRIS, yang berlangsung selama 3 hari terhitung dari tanggal 14-16 Juli 2024.

Seluruh kelompok peserta akan melaksanakan berbagai macam bentuk tantangan atau misi yang mencakup QRIS, Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, dan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU dan PPT).

Baca Juga: Polisi Diminta Ungkap Jaringan Penyelundup Pakaian Bekas di Perbatasan. Dir Lakmas NTT : Masalah Tidak Berhenti Dengan Tertangkapnya Pelaku Lapangan

Tidak hanya melaksanakan tantangan yang diberikan, para peserta yang didalamnya merupakan content creator dengan total pengikut mencapai puluhan ribu pengikut, juga diharuskan membuat konten video yang menarik dan di unggah ke media sosial peserta  masing- masing.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Stefanus Jemsifori, mengatakan, dengan dilaksanakannya QRIS Jelajah Indonesia, seluruh lapisan masyarakat bisa terus mengikuti perkembangan jaman, dimana pembayaran yang dulunya masih menggunakan uang kertas, sekarang hanya perlu menggunakan handphone atau secara digital menggunakan QR code. bahkan khusus di sektor pariwisata Labuan Bajo bisa jadi semakin berkembang dengan publikasi-publikasi positif yang diberikan melalui konten yang dibuat sebagai kampanye dari pembayaran digital khususnya QRIS.

Baca Juga: BRI Jadi Bank Nomor 1 di Indonesia Versi The Banker Top 1000 Banks 2024

"Harapannya dengan dilaksanakannya program ini, masyarakat bisa terus mengikuti perkembangan zaman, sektor pariwisata Labuan Bajo bisa jadi semakin berkembang dengan publikasi yang dibuat dalam kampanye pembayaran digital khususnya QRIS.”kata Stefanus

QRIS Jelajah Indonesia merupakan program nasional dan dilaksanakan di 46 Kantor Perwakilan BI se-Indonesia. Khusus di NTT, kegiatan tersebut diadakan di Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). (*)

 

Tags

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB