BRI, AI Tidak Menggantikan Manusia, Tapi Tingkatkan Produktivitas

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Selasa, 10 Desember 2024 | 12:04 WIB
BRI
BRI

NTTHits.com, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menegaskan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas tanpa mengesampingkan peran manusia.

Pendekatan ini menjadi bagian penting dari strategi transformasi digital BRI untuk memberikan layanan unggul kepada nasabah sekaligus memberdayakan karyawan.

“AI bukan untuk menggantikan peran manusia, tapi untuk meningkatkan produktivitas. Peran kita tetap ada, justru AI memberikan dorongan besar,” ungkap Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha.

Baca Juga: BRI Dorong Digitalisasi UMKM dengan Program QRIS UMI MDR 0%, Transaksi Jadi Lebih Mudah dan Untung!

Menurut Arga, AI mampu mengubah proses bisnis yang selama ini dilakukan secara manual menjadi lebih efisien. Namun, implementasi AI juga membutuhkan dua faktor utama, kompleksitas pekerjaan dan kapabilitas individu, seperti pengalaman dan pengetahuan yang mendalam.

BRI telah memanfaatkan teknologi AI di berbagai bidang, salah satunya dalam credit scoring. Teknologi ini memungkinkan bank menganalisis kelayakan kredit nasabah dengan lebih cepat dan akurat, memberikan keuntungan kompetitif dalam memahami profil risiko nasabah.

Selain itu, AI juga menjadi tulang punggung dalam sistem anti-fraud dan analisis risiko. Dengan mengolah big data, termasuk data tidak terstruktur, sistem ini dapat mendeteksi potensi penipuan, mengevaluasi risiko, serta memperkuat pengembangan produk BRI.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Senilai Rp175,66 triliun, Bukti Nyata Implementasi Asta Cita dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Di lini operasional, AI diterapkan pada layanan pintar yang mencakup semua aspek, mulai dari back office hingga front office. Hasilnya adalah efisiensi yang lebih tinggi, produktivitas meningkat, dan hasil operasional yang maksimal.

Pemanfaatan AI yang Bertanggung Jawab
Meski menawarkan banyak manfaat, BRI tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik dalam menggunakan AI. “AI harus memberikan nilai nyata. Jangan sampai kita gelap mata dalam pemanfaatannya,” tegas Arga.

Dengan visi yang jelas, BRI memastikan teknologi AI menjadi mitra yang mendukung manusia, bukan menggantikannya. Inilah bentuk inovasi yang memberdayakan, sekaligus menginspirasi sektor keuangan di Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X