Lewat Pendampingan BRI, Ainur Sukses Berdayakan Komunitas Perempuan dan Kembangkan Inovasi Produk Telur Asin

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 5 Desember 2024 | 18:00 WIB
Ainur Rahmatin
Ainur Rahmatin

NTTHits.com, Lamongan – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui program klaster UMKM kembali menunjukkan hasil nyata.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Ainur Rahmatin, Ketua Klaster UMKM Sabiq Bejo asal Desa Cluring, Kecamatan Kali Tengah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Berkat inovasi dan semangat kepedulian sosial, Ainur tidak hanya berhasil mengembangkan produk berbasis telur asin, tetapi juga memberdayakan puluhan perempuan di desanya.

Memulai usahanya pada tahun 2009, Ainur awalnya hanya memproduksi telur asin sederhana yang dipasarkan secara lokal. Namun, dengan keberanian berinovasi, ia menciptakan berbagai produk olahan bernilai tinggi seperti kerupuk, makaroni, abon, dan sambal berbahan dasar telur asin.

Baca Juga: BRI Salurkan Rp199,83 Triliun untuk Ketahanan Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Produk-produk tersebut disesuaikan dengan selera lokal, menawarkan rasa lebih lembut yang menjadi ciri khas dibandingkan telur asin dari daerah lain.

Kini, Ainur telah melibatkan lebih dari 20 perempuan di desanya dalam proses produksi. Perempuan-perempuan ini, yang sebelumnya hanya bergantung pada penghasilan suami yang mayoritas bekerja sebagai petani atau pekerja tambak, kini mampu memiliki pendapatan mandiri.

“Dengan bergabung dalam usaha ini, ibu-ibu di sini memiliki penghasilan tambahan yang membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap Ainur Rahmatin.

Perjalanan Ainur tidak selalu mulus. Pada awalnya, ia hanya mampu memproduksi 20 butir telur asin per minggu. Namun, kerja keras dan komitmennya dalam meningkatkan kualitas produksi serta strategi pemasaran membuahkan hasil.

Baca Juga: BRI Perkuat Inovasi Digital, Tanggapi Tantangan Pinjaman Online dengan BRImo!

Pada tahun 2019, kapasitas produksinya melonjak drastis hingga mencapai 5.000 butir per minggu.

Kesuksesan Ainur juga tidak lepas dari pendampingan BRI, yang memberikan bantuan berupa peralatan produksi, pelatihan kewirausahaan, hingga akses ke pameran.

Ainur memanfaatkan platform digital seperti Localoka yang dikembangkan oleh BRI, serta marketplace populer seperti Tokopedia untuk memperluas pasar produknya.

Pandemi Covid-19 menjadi ujian berat bagi usahanya, terutama pada tahun 2020 ketika distribusi sempat terhenti. Namun, Ainur tidak menyerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X