politik

13 WN Irak terdampar di Rote Ndao Diamankan di Rudenim Kupang

Senin, 19 Desember 2022 | 12:53 WIB
Imigrasi Kupang terima imigran gelap yang diamankan di Rote Ndao. (Istimewa)

NTTHits.com, Kupang - Sebanyak 13 imigran asal Irak yang hendak mencari suaka ke Australia dan terdampar di perairan Rote Nado, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini diamankan di Rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kupang.

"13 WN Irak tersebut sementara diamankan di Rumah Detensi Imigrasi," kata Kepala Imigrasi Kupang, Darwanto kepada wartawan akhir pekan lalu.

Baca Juga: Masyarakat NTT Diimbau Jaga Toleransi Jelang Natal dan Tahun Baru

Menurut dia, pihaknya masih melakukan pendalaman<span;> dengan proses pemeriksaan terhadap ke 13 warga negara Irak tersebut. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui dan mendalami motif serta kronologis kejadian yang terjadi.

"Saat ini kami masih mendalami motif dan kronologis yang terjadi pada ke-13 WN Irak tersebut," ujar Darwanto.

Dia mengaku imigran gelap itu telah diserahkan oleh Polres dan Pemda Rote Ndao.

"Kami sudah menerima penyerahan yang dilakukan pihak kepolisian dan Pemda Rote Ndao," jelasnya.

Baca Juga: Ada Bunda Julie di Balik Perjuangan Gadis Malaka Meraih Mimpi di Malaysia

Seperti diketahui pada Rabu, 14 Desember 2022 ditemukan 13 WN Irak yang terdampar diperairan Rote Ndao. Ke-13 WN Irak tersebut terdiri dari 6 pria dewasa, 3 wanita dewasa, 2 pria anak-anak dan 2 orang wanita anak-anak.

Mereka ditemukan tengah kehabisan bahan bakar pada sebuah perahu nelayan. Lebih lanjut,  telah dilakukan penyerahan oleh Kepolisian dan Pemerintah Daerah Rote Ndao kepada Imigrasi Kupang untuk ditangani dan ditindaklanjuti menurut aturan keimigrasian. (*)

Terkini