“Saya sangat senang bisa hadir di NTT. Ini bukan hanya kunjungan kerja, tapi juga misi kebudayaan untuk memperkuat identitas bangsa lewat kekayaan budaya daerah,” ungkapnya.
Fadli juga menyoroti peran NTT dalam sejarah peradaban dunia, melalui penemuan Homo floresiensis di Flores, yang menjadi salah satu tonggak penting dalam ilmu paleoantropologi.
Tak hanya itu, Menteri juga mengangkat prestasi membanggakan insan perfilman asal NTT, seperti film “Perempuan dari Pulau Rote” yang menorehkan sejarah: meraih Piala Citra dan menjadi perwakilan Indonesia di ajang Academy Awards 2025 untuk kategori Best International Feature Film.
Baca Juga: Pelantikan Pejabat Pemprov NTT Dijadwalkan Sebelum 100 Hari Kerja Gubernur Melki – Wagub Johni
“Kita patut bangga. Talenta lokal dari NTT mampu bicara di panggung dunia. Ini bukti bahwa budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi sekaligus diplomasi kebudayaan Indonesia,” ujar Fadli.
Ia juga menegaskan bahwa kebudayaan tidak hanya untuk dikenang, tetapi harus menjadi bagian dari sistem pendidikan, pembentukan karakter bangsa, dan penggerak pembangunan ekonomi.
Sinergi untuk Masa Depan Budaya
Kunjungan ini diharapkan membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adat.
Penguatan kelembagaan budaya, peningkatan kapasitas SDM, dan dukungan konkret terhadap pelaku budaya lokal menjadi kunci untuk menjadikan NTT sebagai simpul budaya yang diperhitungkan secara nasional maupun internasional.***