Baca Juga: Gubernur NTT Serukan ASN Bergerak Cepat Sukseskan Program Kerja dan Koperasi Merah Putih
Koperasi Disinergikan dengan Program OVOP
Lebih lanjut, Gubernur Melki menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih akan disinergikan dengan program unggulan Pemprov NTT, yakni Satu Desa Satu Produk Unggulan atau One Village One Product (OVOP).
"Dengan hilirisasi yang baik, saya yakin potensi besar yang dimiliki NTT, seperti kelautan, perikanan, peternakan, dan pertanian, akan menarik minat investor untuk masuk dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal," jelasnya.
Perluasan Koperasi Merah Putih di Sektor Kehutanan
Melki juga menyoroti rencana transformasi 600 Kelompok Tani Kehutanan (Poktan/Gapoktan) di NTT menjadi Koperasi Merah Putih Kehutanan. Langkah ini sudah dimulai dengan pembentukan tiga Gapoktan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yang akan segera disusul oleh kelompok tani lainnya di seluruh NTT.
Baca Juga: 100 Hari Quick Win Gubernur Melki & Wagub Johni: Bangun NTT dengan Koperasi Merah Putih dan Meja Rakyat
Konsolidasi Pemerintah untuk Percepatan Program
Untuk mempercepat implementasi program ini, Gubernur Melki mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat dirinya bersama Wakil Gubernur Johanis Asadoma akan melakukan pertemuan dengan Wali Kota Kupang dan seluruh Bupati se-NTT guna menyelaraskan program dari tingkat pusat hingga daerah.
"Minggu depan kami juga akan ke Jakarta untuk bertemu sejumlah kementerian dan pihak terkait guna mendukung penuh realisasi program ini," ujarnya.
Harapan Besar bagi Nelayan dan Pelaku Usaha
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Sulastri Rasyid, menegaskan bahwa koperasi ini merupakan wujud nyata perhatian Pemprov NTT terhadap sektor kelautan dan perikanan.
"Saya berharap para nelayan di TPI Oeba, TPI Tenau, serta para pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil laut dapat bergabung menjadi anggota koperasi ini agar mendapatkan manfaat maksimal," ujar Sulastri.
Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih Kelautan dan Perikanan Oeba, diharapkan kesejahteraan nelayan meningkat, hasil tangkapan lebih bernilai jual tinggi, dan ekonomi masyarakat pesisir semakin berkembang pesat. ***