4. Penipuan Spesifikasi: Pertalite ‘Disulap’ Jadi Pertamax!
Salah satu temuan paling mengejutkan adalah penyelewengan spesifikasi bahan bakar. Riva diduga membeli Ron 90 (Pertalite), lalu mencampurnya (blending) agar seolah-olah menjadi Ron 92 (Pertamax).
Padahal, praktik ini tidak diperbolehkan dan melanggar aturan pengolahan bahan bakar!
???? Apa dampaknya?
➡ Kualitas bahan bakar menurun, tapi dijual dengan harga Pertamax
➡ Keuntungan besar bagi oknum tertentu, sementara masyarakat dirugikan
Blending ilegal ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga bisa berdampak buruk pada performa kendaraan masyarakat yang membeli BBM dengan spesifikasi tidak sesuai standar.
Baca Juga: Dukung Kebutuhan Dapur Posko Umum di Flores, Pertamina Salurkan Bantuan 1.400 Liter Minyak Tanah
5. Negara Merugi Rp193 Triliun: Uang Rakyat Disedot Mafia Minyak!
Dari seluruh skema korupsi ini, negara telah mengalami kerugian fantastis sebesar Rp193,7 triliun! Berikut rinciannya:
???? Kerugian akibat ekspor minyak mentah dalam negeri: Rp35 triliun
???? Kerugian akibat impor minyak mentah melalui broker: Rp2,7 triliun
???? Kerugian akibat impor BBM melalui broker: Rp9 triliun
???? Kerugian akibat pemberian kompensasi BBM: Rp126 triliun
???? Kerugian akibat subsidi BBM: Rp21 triliun
Apa dampaknya bagi rakyat?
✅ Harga BBM semakin mahal
✅ Subsidi BBM yang seharusnya untuk rakyat malah dikorupsi
✅ Anggaran negara terkuras demi menguntungkan segelintir orang
Menurut Kejagung, fee ilegal sebesar 13-15% dalam transaksi ini juga menambah beban negara dan memperkaya mafia minyak yang terlibat.***