politik

Pramono Anung Pimpin 55 Kepala Daerah yang Tunda Retret, Hasto Wardoyo: Jadwal Akan Diatur

Minggu, 23 Februari 2025 | 18:41 WIB
Megawati Soekarnoputri bersama Gubernur DKI Parmono (dok Google)

NTTHits.com, Jakarta - Sebanyak 55 kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah tiba di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 22 Februari 2025.

Mereka berkumpul di salah satu kafe di kota tersebut, menantikan keputusan dari DPP PDIP terkait pelaksanaan retret kepala daerah yang rencananya akan berlangsung di Lembah Tidar, kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa para kepala daerah PDIP sudah siap mengikuti kegiatan ini kapan pun keputusan ditetapkan.

Baca Juga: Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena Jalani Retreat Kepala Daerah di Magelang

"Hari ini kami menunggu di Magelang karena keputusan dari DPP PDIP masih sangat dinamis di Jakarta. Namun, kami pada prinsipnya siap kapan saja," kata Hasto di kawasan Magelang Tengah.

Ia juga menyebut bahwa Pramono Anung telah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, serta pihak penyelenggara di Magelang untuk memastikan kesiapan agenda tersebut.

"Pak Pramono sebagai senior di PDIP sudah berkomunikasi intens dengan DPP dan Ibu Megawati. Beliau juga berkoordinasi dengan pemerintah dan penyelenggara di Magelang untuk memastikan semuanya berjalan lancar," tambahnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Rencanakan Program Retreat 10 Hari untuk Kepala Daerah Terpilih di Magelang, Ini Tujuannya

Instruksi Penundaan dari Megawati

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi untuk menunda perjalanan menuju agenda retret di Akmil Magelang.

Instruksi ini tertuang dalam Surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 tertanggal 20 Februari 2025, menyusul penahanan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menegaskan bahwa para kepala daerah PDIP tetap menunggu arahan lebih lanjut dan siap bergabung kapan pun diperlukan.

PdipBaca Juga: 20 Kepala Daerah PDIP Tunda Keberangkatan, Jabar Tetap Jalan!

"Kami siap mengikuti retret ini kapan saja, insyaallah dalam satu dua hari ke depan bisa segera bergabung," ujarnya.

Menurut Masinton, instruksi Megawati bukan larangan, melainkan hanya penundaan.

Halaman:

Tags

Terkini