politik

Megawati Beri Lukisan Bunda Maria Berkebaya ke Paus Fransiskus, Begini Responsnya!

Senin, 10 Februari 2025 | 06:35 WIB
Megawati Soekarnoputri berikan lukisan Bunda Maria Berkebaya kepada Paus Fransiskus. (Instagram.com/pdiperjuangan)

NTTHits.com, Vatikan– Sebuah momen bersejarah terjadi di Istana Apostolik, Vatikan. Presiden Kelima RI dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyerahkan lukisan Bunda Maria berkebaya kepada Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus.

Lukisan tersebut bukan sekadar karya seni biasa. Dengan tinggi 176 cm dan lebar 120 cm, lukisan ini menggambarkan Bunda Maria mengenakan kebaya merah dan kerudung mantilla putih, memancarkan keanggunan khas Indonesia.

Megawati tidak sendiri. Ia didampingi oleh putrinya, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta putranya, Mohamad Rizki Pratama. Jajaran petinggi PDIP juga turut hadir, termasuk Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah dan Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey.

Baca Juga: Megawati Kirim Minyak Urut ke Presiden Prabowo, Dibalas Anggrek dan Vitamin di Hari Ulang Tahunnya

Paus Fransiskus pun tersenyum dan tampak terkesan saat menerima lukisan tersebut.

"Paus terlihat sangat senang mendapatkan cendera mata ini dan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Megawati serta Mbak Puan Maharani," ungkap Ahmad Basarah.

Tak hanya lukisan, Puan Maharani juga memberikan baju wayang dari batik tradisional Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada Paus.

Baca Juga: Megawati Dikabarkan Akan Bertemu Presiden Prabowo, Istana Tegas Membantah: “Nggak Ada Itu!”

Makna Mendalam Lukisan Bunda Maria Berkebaya

Lukisan ini bukan sekadar hadiah, tetapi juga simbol persatuan budaya dan spiritualitas.

Bunda Maria dalam balutan kebaya merah menggabungkan nilai-nilai religius dengan warisan budaya Indonesia, mencerminkan kebhinekaan dan keharmonisan antarumat beragama.

Mengapa kebaya? Kebaya adalah warisan budaya yang telah ada sejak abad ke-15, berasal dari kata abaya dalam bahasa Arab, yang berarti pakaian.

Lebih dari sekadar busana, kebaya juga memiliki makna filosofis mendalam:
Kesederhanaan & kelembutan – Melambangkan sikap halus dan penuh kasih.
Kemampuan beradaptasi – Potongan kebaya yang mengikuti bentuk tubuh menggambarkan fleksibilitas perempuan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.
Kesabaran – Stagen atau ikat pinggangnya mengajarkan filosofi "usus yang panjang", simbol kesabaran dan keteguhan hati.

Tak heran jika kebaya kini menjadi kebanggaan nasional, bahkan setiap 24 Juli diperingati sebagai Hari Kebaya Nasional di Indonesia.

Baca Juga: Megawati Terharu, Nama Bung Karno Dipulihkan, Terima Kasih Presiden Prabowo

Paus Fransiskus dan Kedekatannya dengan Indonesia

Ini bukan kali pertama Paus Fransiskus menunjukkan perhatian kepada Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini