NTTHits.com, Jakarta - Bripka Apolynaris Meje Nuwa alias Naries Nuwa atau yang lebih trend dengan sebutan "Sambo" nya Belu, dikabarkan diperiksa Pengamanan Internal (Paminal) Kepolisian Resort (Polres) Belu, Minggu, 2 Februari 2025 pasca viral pemberitaan keterlibatannya berpolitik praktis di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu.
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT), Kompol Robert Sormin AS saat dikonfirmasi kebenaran informasi tersebut, belum bersedia merespon.
"Silakan lsng aja kapolres dan kabid humas ya kaka mksh", jawabnya saat dikonfirmasi NTTHits.com, Senin, 3 Februari 2025.
Diwaktu yang sama, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. juga tidak merespon upaya konfirmasi NTTHits.com hingga berita ini ditayang.
Penelusuran NTTHits.com, Bripka Naries yang dikabarkan telah menjalani pemeriksaan Paminal Polres Belu, terlibat aktif berpolitik praktis tidak hanya dengan mengunggah gambar dan caption mendukung Pasangan Calon (Paslon) nomor 1, Willybrodus Lay - Vicente Hornai Gonsalves. Namun juga melakukan pertemuan diikuti beberapa kegiatan bersama masyarakat di tempat - tempat tertentu, dengan tujuan menggalang suara untuk kemenangan Paslon 01.
Selain menggunggah foto Bupati Belu Terpilih, diduga "Paslon jagoannya", dilengkapi caption mendukung hingga pelantikan, ia juga diduga melangkahi wewenang Kapolres Belu AKBP. Benny Miniani Arief.
Di H-2 pengumuman SP3 Perkara Pelanggaran Pidana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu, Bripka Naries Nuwa telah mendahului pimpinannya, memposting Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan Terlapor, Vicente Hornai Gonsalves yang diketahui adalah Wakil Bupati Terpilih Belu berpasangan dengan Willybrodus Lay. (*)