politik

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Memanas, Daftar 10 Menteri dengan Kinerja Terburuk Muncul

Jumat, 24 Januari 2025 | 06:35 WIB
Potret Kabinet Merah Putih saat retreat di Akmil Magelang pada Oktober 2024 lalu (instagram.com/prabowo)

Sementara itu, Center for Economic and Law Studies (Celios) merilis hasil survei mengenai 10 menteri dengan kinerja terburuk dalam 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran.

Survei ini melibatkan 95 jurnalis dari 44 media ternama dengan penilaian berdasarkan lima indikator utama: pencapaian program, kesesuaian kebijakan dengan kebutuhan publik, kualitas kepemimpinan, tata kelola anggaran, dan komunikasi kebijakan.

Menurut hasil survei, posisi pertama ditempati oleh Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, disusul oleh Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di posisi ketiga. Berikut adalah daftar lengkap 10 menteri dengan kinerja terburuk menurut Celios:

Baca Juga: Status Tanggap Darurat 14 Hari Ditetapkan untuk Longsor Pekalongan, Proses Pencarian Korban Terus Berlanjut dengan Modifikasi Cuaca

  1. Natalius Pigai (Menteri HAM)
  2. Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi)
  3. Bahlil Lahadalia (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral)
  4. Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan)
  5. Yandri Susanto (Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal)
  6. Zulkifli Hasan (Menteri Koordinator Bidang Pangan)
  7. Budiman Sudjatmiko (Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan)
  8. Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Menteri Pemuda dan Olahraga)
  9. Yusril Ihza Mahendra (Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan)
  10. Fadli Zon (Menteri Kebudayaan)

Baca Juga: Marselino Ferdinand Bikin FIFA Terpukau, Dari Ambisi Piala Dunia 2026 hingga Persiapan Lawan Australia

Idrus Marham Tanggapi Survei Celios

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, memberi tanggapan keras terhadap hasil survei tersebut, terutama penilaian terhadap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Idrus menilai hasil survei tersebut tidak objektif dan hanya menilai sebagian kecil kinerja Bahlil.

"Penilaian yang diberikan tidak menggambarkan keseluruhan kinerja Bahlil di Kementerian ESDM. Kami melihat kinerja beliau sangat positif, dan penilaian ini tidak mencerminkan gambaran secara menyeluruh," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2025.

Baca Juga: Dampak Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven pada Anak, Terapi Psikologis dan Efek Jangka Panjangnya

Tantangan Menanti di 100 Hari Kedua

Dengan berbagai kritik dan sorotan terhadap kinerja sejumlah menteri, reshuffle kabinet masih menjadi topik hangat yang memengaruhi dinamika politik di pemerintahan.

Bagaimanapun, masa depan Kabinet Merah Putih akan sangat bergantung pada evaluasi menyeluruh oleh Presiden Prabowo dan timnya untuk memastikan bahwa pemerintah tetap pada jalur yang tepat dalam menjalankan program-program pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat.***

Halaman:

Tags

Terkini