politik

Satgas Yonif 742/SWY Gagalkan upaya Penyelundupan Ilegal di perbatasan Mota'ain

Kamis, 2 Mei 2024 | 18:56 WIB
Satgas Pamtas Timor Leste gagalkan penyeludupan senjata api

NTTHits.com, Atambua - Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal melalui jalur tikus di Mota'ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Dansatgas Yonif 742/SWY Letkol Inf. Trijuang Danarjati membenarkan, personel pos Mota'ain Kipam I berhasil menggagalkan aksi penyelundupan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste tepatnya di Dusun Mota'ain, Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur.

"Barang selundupan yang digagalkan oleh personel Pos Motaain Kipam I yang melaksanakan ambush dijalan tikus berupa 19 dos Sosis dari Timor Leste,"
ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima media, Kamis 2 Mei 2024.

Baca Juga: Sulit Akses, Rujukan Orang Dengan Kesehatan Gangguan Jiwa di Kabupaten Kupang Minim

Dikatakan, dibawah pimpinan Dankipam I, Lettu Inf Ginanjar Maulana Prasetya, rutin melakukan kegiatan ambush di jalur tikus yang berpotensi akan dilalui oleh para penyelundup baik orang maupun barang di wilayah perbatasan.

"Penggagalan 19 dus Sosis berdasarkan informasi dari Praka Rizal, Satgas Bantuan dari Pomdam IX/Udayana yang menginformasikan tentang akan adanya aksi penyelundupan di jalur tikus perbatasan RI-RDTL tepatnya disekitaran Dusun Motaain sesuai TKP tadi malam," terang Trijuang.

Diutarakan, bahan makanan jenis sosis tersebut dibawa oleh para terduga penyelundupan dari Timor Leste dan masuk secara ilegal ke Indonesia. "Personel kami yang melaksanakan ambush sudah berusaha untuk mengejar para pelaku namun mereka melarikan diri dan lolos masuk ke wilayah RDTL," kata dia.

Baca Juga: Yayasan JPM Inisiasi Workshop Kesehatan Mental Masyarakat Bagi Kader dan Nakes dari 12 Desa Dampingan di Kabupaten Kupang

Tambah Trijuang, barang bukti tersebut diduga akan diperjual belikan di sekitar wilayah Atambua. Sehingga BB Sosis kami amankan di Pos Mota'ain, selanjutnya akan diserahkan ke pihak berwenang guna penegakan hukum lebih lanjut.

Tidak saja itu, sebelumnya juga personel pos Mota'ain dalam ambush berhasil menggagalkan kegiatan penyelundupan di jalur tikus tepatnya di Dusun Kampung Baru, Silawan berupa 560 liter BBM subsidi pada Selasa (30/4/2024) lalu.

Penggagalan berawal dari informasi yang diperoleh dari Satgas Intel Strat Catur Bais TNI dan Tim Intel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Kodam IX/Udayana. Menindaklanjuti informasi tersebut Dankipam I memerintahkan Danpos Silawan, Letda Inf Sahli untuk melaksanakan ambush di jalur tikus yang berpotensi akan dilintasi oleh penyelundup.

Lanjut dia, menurut Danpos Silawan, Letda Inf Sahli, bahwa sekitar pukul 01.03 Wita personel ambush melihat pergerakan OTK dan cahaya lampu dari arah Timor Leste yang akan masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur tikus. Mengetahui hal itu Tim ambush mendekati arah cahaya, namun kehadiran Tim ambush diketahui oleh para OTK yang diduga akan melakukan aksi penyelundupan.

Baca Juga: Perindo Berharap Kursi di DPRD Bisa Dukung Frans Aba di Pilgub NTT

"Para OTK berhasil lolos dari kejaran tim ambush. Kami menduga hal itu merupakan modus para pelaku penyelundup dari Indonesia yang menyimpan barang selundupan. Tim lakukan penyisiran di TKP dan temukan 28 jerigen BBM Jenis minyak tanah yang jumlahnya ± 560 liter. Barang buktinya telah kami amankan di Pos Silawan, selanjutnya akan diserahkan ke pihak berwenang guna proses lanjut," pungkas Trijuang. (Yan Manek) 

Tags

Terkini