pendidikan

Pemkot Tepati Janji Datangkan Fisikawan Terkenal Latih Numerasi Bagi Puluhan Guru dan Siswa di Kupang

Kamis, 16 Maret 2023 | 10:13 WIB
Pembukaan Pelatihan Numerasi di Kupang

NTTHits.com, Kupang - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menepati janji mendatangkan fisikawan Indonesia terkenal Prof. Yohanes Surya, melatih para guru dan murid kemampuan numerasi atau kecakapan dan ketrampilan berhitung dengan metode Gampang, Asik dan Menyenangkan (Gasing).

"Hari ini menjadi hari bersejarah dan hari kebangkitan pendidikan kota Kupang, melahirkan calon calon juara olimpiade untuk Indonesia dari kota Kupang,"kata Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh, saat membuka pelatihan numerasi, Kamis, 16 Maret 2023.

Baca Juga: Murid Fasih Berbahasa Inggris dan Kuasai MIPA Fokus Mutu Pendidikan di Kota Kupang

Pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia / TOFI atau Fisikawan terkenal Indonesia, Prof. Yohanes Surya, mengatakan, pentingnya pola belajar menarik karena belajar cepat matematika itu menyenangkan.

"Belajar cepat matematika itu menyenangkan, guru dan murid akan dilatih bahagia belajar sekaligus merubah pola pikir," kata Fisikawan Indonesia, Prof. Yohanes Surya.

Baca Juga: Pemkot Kupang Janji Siswa dan Guru Berprestasi Bakal Dibimbing Fisikawan Indonesia, Yohanes Surya

Menerapkan metode "Gasing" pola pembelajaran yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya, dengan pola matematika identik dengan rumus, berhitung, dan bernalar.

Konsep atau metode numerasi yang akan dilakukan selama masa pelatihan tersebut diantaranya konsep 8C yakni Creativity (kreativitas), Colaboration (kolaborasi), critical thingking (kemampuan berpikir), Communication (komunikasi) Culture (budaya), Character (karakter), Computational Logic (coding) dan Compasion (bentuk aksi dan emosi belajar dengan hari).

Baca Juga: SD Negeri Oeba 3 Kupang Jadi Sekolah Contoh Tanamkan Disiplin, Hidup Bersih dan Tertib

Sekain itu pola pelatihan metode Yohenas Surya, menerapkan pengajaran matematika dengan pengembangan kecerdasan lainnya, seperti kecerdasan musikal, logika matematika, linguistik, interpersonal hingga kinestetik atau kemampuan yang menggabungkan antara fisik dan pikiran.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naiboho, mengatakan, fakta menunjukkan kota Kupang termasuk sebagai daerah yang rendah kemampuan numerasi, sehingga untuk memacu dan meningkatkan kompetensi dan kemampuan numerasi guru dan siswa dilakukan pelatihan tersebut, selain upaya yang telah dilakukan yakni melalui pembelajaran, klub disekolah dan berbagai lomba.

Baca Juga: Dispendik Kota Kupang Akui Sejumlah Gedung Sekolah Tidak Miliki Sertifikat Tanah

"Ini namanya penguatan kompetensi guru dan siswa, karena fakta menunjukkan kita masih dibawah standar minimun kemampuan numerasi yang ditetapkan, untuk memacu ini selain selain pembelajaran, klub disekolah, lomba lomba, pelatihan guru dan siswa,"tutup Okto. 

Pelatihan numerasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari bagi 15 siswa SD kelas 4 dan 5 dan 15 siswa SMP kelas 7 dan 8 , beserta 30 orang guru pilihan yang terdiri dari guru matematika dan guru guru kelas. (*)

Halaman:

Tags

Terkini