pendidikan

SPMB 2025 Beri Prioritas Pengurus OSIS dan Pramuka, Ini Alasan Mendikdasmen

Sabtu, 1 Februari 2025 | 13:31 WIB
Anggota Pramuka bisa diprioritaskan dalam SPMB 2025 (Pojoksatu / Muhammad Rifki Fauzan)

NTThits.com, Jakarta – Kabar baik bagi siswa yang aktif dalam organisasi sekolah! Pemerintah resmi menetapkan bahwa pengurus OSIS dan Pramuka kini bisa masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa jalur prestasi kini tak hanya mempertimbangkan akademik dan nonakademik seperti olahraga dan seni, tetapi juga kepemimpinan.

"Mereka yang aktif sebagai pengurus OSIS atau Pramuka kini masuk dalam pertimbangan jalur prestasi," ujar Abdul Mu’ti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Keputusan ini merupakan bagian dari perubahan besar dalam sistem penerimaan siswa baru, yang sebelumnya dikenal sebagai PPDB.

Baca Juga: Audiens Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT dan Dandim 1618/TTU, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian dan Pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Utara

SPMB 2025: Empat Jalur Utama Penerimaan Siswa Baru

Dalam skema baru SPMB 2025, terdapat empat jalur utama penerimaan siswa:

  1. Jalur Domisili – Menggantikan sistem zonasi dengan skema berbasis tempat tinggal siswa.
  2. Jalur Afirmasi – Diperuntukkan bagi penyandang disabilitas dan siswa dari keluarga kurang mampu.
  3. Jalur Mutasi – Khusus untuk siswa yang berpindah domisili karena pekerjaan orang tua, termasuk anak guru yang mengajar di sekolah tertentu.
  4. Jalur Prestasi – Kini mencakup prestasi akademik, nonakademik (seni & olahraga), serta kepemimpinan dalam OSIS dan Pramuka.

Baca Juga: Kemendikdasmen Luncurkan Rumah Pendidikan, Langkah Besar Menuju Transformasi Digital Pendidikan Indonesia

Meskipun secara konsep mirip, ada beberapa perubahan signifikan dalam sistem penerimaan siswa baru tahun ini:

1. Zonasi Dihapus, Diganti dengan Jalur Domisili

Jika sebelumnya jalur zonasi sering diperdebatkan karena keterbatasan pilihan sekolah bagi siswa, kini sistem diganti dengan jalur domisili. Detail teknis pelaksanaannya masih dalam tahap finalisasi.

2. Kuota Jalur Penerimaan Berubah

Persentase penerimaan siswa melalui masing-masing jalur akan mengalami penyesuaian, menyesuaikan kebutuhan daerah.

3. Kepemimpinan Jadi Kriteria Jalur Prestasi

Tak hanya prestasi akademik dan nonakademik, kepemimpinan kini juga diakui sebagai keunggulan siswa. Pengurus OSIS, Pramuka, dan organisasi lainnya bisa mendapatkan kesempatan lebih besar untuk masuk sekolah favorit.

"Aktivitas mereka dalam organisasi sekolah menjadi salah satu indikator dalam jalur prestasi," kata Abdul Mu’ti.

4. Kuota Jalur Afirmasi Diperbesar

Pemerintah meningkatkan persentase penerimaan bagi siswa kurang mampu dan penyandang disabilitas untuk memastikan kesempatan yang lebih adil dalam dunia pendidikan.

"Persentasenya kita tambah agar lebih banyak siswa yang mendapatkan akses pendidikan berkualitas," tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini