Pada tingkat menengah, pendidikan dikenal sebagai Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) yang awalnya hanya untuk kalangan elit. Pasca kemerdekaan, MULO berubah menjadi SMP pada tahun 1946, menjadikannya lebih inklusif.
Baca Juga: Wabah HMPV di China Jadi Sorotan, Akankah Mengancam seperti COVID-19?
3. Sekolah Menengah Atas: Dari AMS ke SMA
Jenjang SMA dulunya dikenal sebagai Algemeene Middelbare School (AMS) dan hanya tersedia di kota-kota besar. Setelah merdeka, nama ini diubah menjadi SMA pada tahun 1950, membuka akses lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Harapan Baru dengan Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat yang diusung Prabowo kini membawa semangat baru: menciptakan generasi emas tanpa memandang status sosial. Pendidikan yang dulunya simbol keistimewaan kini benar-benar menjadi sarana pemerataan dan kemajuan bangsa.
Dengan inovasi ini, Indonesia bergerak maju, menjadikan pendidikan tidak hanya sebagai hak, tetapi juga sebagai alat untuk memutus rantai kemiskinan. ***