pendidikan

Ujian Nasional Kembali di 2026, Empat Fakta Baru dari Konsep Revolusioner Mendikdasmen RI

Jumat, 3 Januari 2025 | 09:48 WIB
Ilustrasi

Baca Juga: Crisis Center BP3MI NTT Tangani 533 Kasus CPMI/PMI Sepanjang 2024

"Kebijakan ini harus berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, bukan justru menambah beban bagi siswa, guru, atau sistem pendidikan nasional," ujar Hetifah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfan, menyoroti bahwa UN sebaiknya tidak lagi melibatkan aparat kepolisian, yang kerap membuat siswa merasa terintimidasi.

"Jangan ada lagi polisi di ruang ujian. Ini menciptakan tekanan psikologis yang tidak perlu," tegas Hadrian.

Baca Juga: Pengacara Paslon Agus Taolin - Yulianus Bere Sebut, Pengakuan Putra Dapatalu Kasus Asusila Vicente Jadi Alat Bukti Bagi Gakkumdu Belu

4. Mengembalikan Fungsi Evaluasi Pendidikan

Abdul Mukti menegaskan bahwa evaluasi pendidikan adalah bagian penting dari sistem pendidikan nasional. Ia berjanji bahwa konsep baru ini akan lebih inklusif dan adaptif, sehingga tidak hanya menjadi alat seleksi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas belajar siswa.

"Ini bukan tentang mengulang masa lalu, melainkan membangun sistem yang lebih baik," tuturnya.***

Halaman:

Tags

Terkini