NTTHits.com, Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) resmi menetapkan Menteri Luar Negeri, Sugiono, sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI masa bakti 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam sidang puncak yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (11/4/2026).
Munas XVI IPSI digelar selama tiga hari, 9–11 April 2026, diawali dengan Pra-Munas pada 9–10 April sebelum memasuki sidang pleno penentuan kepemimpinan organisasi. Proses pemilihan yang berlangsung lancar dan penuh kesepakatan tersebut mengukuhkan Sugiono sebagai nahkoda baru IPSI untuk empat tahun ke depan.
Mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade”, Munas kali ini menegaskan komitmen besar IPSI dalam mendorong pencak silat tidak hanya sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga sebagai warisan budaya bangsa yang mendunia.
Baca Juga: Target 8 Emas, IPSI NTT Optimistis Juara Umum PON 2028
Ketua Umum IPSI Nusa Tenggara Timur, Messerasi B. Ataupah, melalui Sekretaris Umum IPSI NTT, Ferdi Amatae, menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan baru PB IPSI.
Menurutnya, ke depan pencak silat perlu dikembangkan sebagai sebuah ekosistem yang terintegrasi. “Tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga pada pelestarian budaya sebagai warisan leluhur serta penguatan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, pencak silat memiliki potensi besar sebagai identitas budaya Indonesia yang mampu bersaing di kancah global, termasuk mendorong langkah menuju pengakuan sebagai cabang olahraga Olimpiade.
Baca Juga: Viral! Guru Silat di Serang Dibekuk Warga, Diduga Lecehkan Murid dengan Modus Ritual
Dalam Munas tersebut, IPSI NTT turut mengirimkan delegasi yang terdiri dari Ketua Umum Dr. Messerasi B. Ataupah dan Sekretaris Umum Ferdi Amatae sebagai perwakilan resmi dari daerah.
Dengan kepemimpinan baru ini, IPSI diharapkan semakin solid dalam memperluas kiprah pencak silat di tingkat internasional, sekaligus memperkuat peranannya sebagai simbol budaya dan kebanggaan bangsa Indonesia.***