NTTHits.com, Jakarta – Shin Tae-yong (STY), sosok pelatih yang pernah membawa Timnas Indonesia melangkah jauh di panggung internasional, tengah menjadi sorotan publik. Meski masa baktinya bersama Garuda telah resmi berakhir pada 6 Januari 2025, kenangan dan dedikasinya tetap membekas di hati para penggemar sepak bola Tanah Air.
Jejak Terakhir di Indonesia Sebelum Pulang
Rencana kepulangan STY ke Korea Selatan telah dikonfirmasi oleh mantan penerjemahnya, Jeong Seok-seo atau Jeje. Melalui akun Instagram-nya, Jeje menyebut STY akan kembali ke kampung halaman pada Minggu, 26 Januari 2025, dengan penerbangan Korean Air pukul 21.50 WIB.
"Coach Shin Tae-yong akan pulang ke Korea, kampung halamannya, pada 26 Januari 2025. Terima kasih atas dedikasi selama ini," tulis Jeje, Senin (20/1).
Baca Juga: Bung Towel Diserang Balik, Ejekan ‘Cocoknya Jualan’ ke STY Tuai Kecaman dari Jeje
Namun, sebelum meninggalkan Indonesia, STY masih menyempatkan diri berbagi kenangan indah, mulai dari bermain golf hingga menghadiri berbagai undangan sebagai tamu kehormatan. Bahkan, unggahan Instagram pribadinya pada Selasa (21/1) mengungkap kenangan di salah satu restoran Korea favoritnya di Jakarta Selatan, tempat ia kerap bersantap bersama tim kepelatihannya.
“Tempat ini menyimpan banyak kenangan buat saya. Terima kasih atas sambutannya yang hangat. Makanannya juga enak,” tulis STY dalam unggahan tersebut.
Unggahan ini sekaligus memperlihatkan momen hangat STY merayakan ulang tahun dan bersenang-senang selama masa baktinya di Indonesia.
Warisan Berharga: Akademi Shin Tae-yong
Selain prestasi gemilang seperti membawa Indonesia lolos ke Piala Asia dan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, warisan terbesar STY mungkin adalah pembinaan usia muda. STY mendirikan Shin Tae-yong Academy, yang kini menjadi tonggak harapan baru bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Akademi ini memanfaatkan empat lapangan di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat sebagai pusat latihan. Dalam berbagai kesempatan, STY menekankan pentingnya membangun fondasi kuat untuk talenta muda, menghubungkan harapan besar ini dengan visi pemerintah.
"Sinergi antara pemerintah dan STY Academy akan menciptakan masa depan olahraga yang gemilang untuk Indonesia," tulis STY dalam unggahan lain.
Baca Juga: Nasib Rp267 Miliar Raffi Ahmad di STY Foundation, Melayang atau Tetap Mengudara?
Pertemuan dengan Pejabat untuk Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Jelang kepulangannya, STY juga bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, untuk membahas pengembangan pembinaan usia dini. Dalam pertemuan ini, STY menyampaikan pentingnya kerja sama strategis untuk membangun generasi emas sepak bola di Tanah Air.
“Pertemuan istimewa dengan Zulkifli Hasan dan Verrel Bramasta (Anggota DPR RI) menjadi langkah awal untuk visi besar pengembangan generasi muda di Indonesia,” ungkapnya.