kesehatan

98 Balita Stunting di Kota Kupang Dapat Bantuan Makanan Tambahan

Kamis, 15 Juni 2023 | 13:56 WIB
Penyerahan PMT Simbolis Bagi Balita Stunting di Kupang

 

NTTHits.com, Kupang - Sebanyak 98 anak Bawah Lima Tahun (Balita) yang tersebar di 10 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kelurahan Penkase Kecamatan Alak Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Adapun PMT bantuan bagi puluhan balita stunting di kelurahan tersebut, merupakan bentuk tanggung jawab sosial atau Coorporate Social Responbility (CSR) Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Cogindo Tenau yang diserahkan antara lain, kacang hijau, gula pasir, telur ayam dan gula lempeng.

Baca Juga: Sah, Sistem Pemilu 2024 Tetap Terbuka, Pilih Caleg

"Bantuan PMT ini merupakan program tanggung jawab sosial sekaligus bentuk dukungan perusahaan kami pada pemerintah kota dalam menangani persoalan stunting,"kata Pimpinan PLTD Cogindo Tenau, Mardedi Mone Pe, Kamis, 15 Juni 2023.

Menurut dia, bantuan tanggung jawab sosial perusahaan yang diberikan dalam bentuk makanan tambahan bagi anak balita yang mengalami gizi buruk telah dilakukan sejak tahun 2022, semata bertujuan ikut berkontribusi dan bersama -sama dengan pemerintah kota Kupang mengentaskan persoalan gizi buruk.

Baca Juga: Marak Pungli ke Masyarakat Modus Bantuan Rumah, Bupati TTU Segera Terbitkan Surat Edaran

Lurah Penkase Oeleta, Pether Nenohaifeto, menyampaikan rasa terima kasih atas peran serta dan kerjasama perusahaan PLTD Cogindo Tenau yang telah terjalin sejak tahun 2022 dan terus berkesinambungan, ikut membantu dan berupaya dalam penanganan stunting di kelurahan tersebut.

Data balita stunting tahun 2022 di kelurahan Penkase tercatat sebanyak 126 anak, namun mengalami tren penurunan sesuai data timbang di tahun 2023 sebesar 11persen atau tersisa sebanyak 98 anak yang tersebar di 10 Posyandu. Adanya tren penurunan angka stunting, menurut dia, selain karena intervensi bantuan juga berubahnya pola asuh dan kesadaran para orangtua balita dalam menerapkan pola makan dan perilaku hidup sehat. 

Baca Juga: Tim Penyidik Kejari TTU, Geledah Rumah Mantan Kades Letneo, Amankan Barang dan Dokumen Pengelolaan Keuangan.

"Tahun ini ada tren penurunan kasus stunting di kelurahan penkase dari sebelum 123 anak menjadi tersisa 98 anak yang tersebar di 10 posyandu,"kata Lurah Penkase Oeleta, Pether Nenohaifeto

Pemerintah Kota Kupang menyadari upaya penanganan balita stunting tidak hanya mengandalkan satu pihak saja, namun perlu kerja sama dan kolaborasi, antara pemerintah, lembaga keagamaan, pihak swasta serta orang-orang yang memiliki kepedulian untuk secara bersama ikut andil mengentaaskan persoalan stunting.

 

Tags

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB