NTTHits.com, Kupang - Layanan mobile Brigade Kupang Sehat (BKS) dikeluhkan tidak responsif secara cepat dalam melayani warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Padahal sejak diluncurkan 2014 silam, warga tinggal menelepon nomor yang tersedia, lalu kendaraan BKS akan datang lengkap dengan peralatan dan dokter serta perawat maupun bidan ke alamat yang disampaikan.
Baca Juga: Bulatkan Tekad Maju Calon Walikota Kupang, Jonas Salean Punya Strategi dan Misi Bagi ASN
"Bagaimana sistem evaluasi kinerja yang dilakukan berkaitan dengan kedisiplinan, sebab masih ditemui atau terjadi kondisi kurang respon yang cepat oleh BKS,"kata Ketua Fraksi Gerindra, Thobia Pandie, Minggu, 30 April 2023.
Hal tersebut berdasar keluhan warga yang mengalami dan ditemui oleh masyarakat dengan berbagai alasan diantaranya operator tidak menerima telepon masyarakat, tidak adanya dokter yang melayani dan menanti ambulance yang begitu lama.
Baca Juga: Wajib PAUD Selama Setahun Jadi Syarat Baru PPDB Masuk SD di Kota Kupang
Terhadap kondisi tersebut, menjadi masukan bagi pemerintah kota Kupang, khususnya instansi teknis Dinas Kesehatan dalam mengevaluasi peningkatan kualitas pelayaan yang diberikan kepada warga, termasuk menambah jumlah tenaga dan sarana prasarana yang mendukung pelayanan pada unit BKS.
"Masukan ini akan menjadi evaluasi bagi pemerintah agar kedepan terus meningkatkan kualitas pelayanan,"kata Pj.Wali Kota Kupang, George Hadjoh.
Baca Juga: Amankan Asean Summit di Labuan Bajo, Polda NTT Kerahkan 1.660 Personil
BKS merupakan layanan kesehatan 24 jam bagi seluruh lapisan warga kota Kupang yang sakit dan membutuhkan pelayanan cepat, akan ditangani dengan menggunakan kendaraan yang dilengkapi dengan perlengkapan medis dan tenaga dokter. (*)