kesehatan

China Yakinkan Virus HMPV Tak Berbahaya, Tetap Aman untuk Wisatawan

Kamis, 9 Januari 2025 | 18:46 WIB
Ilustrasi

NTTHits.com - Human metapneumovirus (HMPV) tengah menjadi sorotan global, memicu diskusi mengenai potensi ancamannya terhadap kesehatan dunia. Virus ini dilaporkan meningkat di China, negara yang lima tahun lalu menjadi titik awal pandemi COVID-19.

Namun, para ahli menegaskan bahwa HMPV bukanlah ancaman baru. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 2001 dan lazim muncul pada musim dingin dan musim semi. Berbeda dengan COVID-19 yang baru dikenali pada 2019, HMPV telah dikenal luas dan tidak memiliki potensi menciptakan pandemi serupa.

Baca Juga: Melki-Johni Siap Pimpin NTT, Ajak Semua Pihak Bangun Daerah Bersama

Bagaimana Penularan Virus HMPV?

HMPV menyebar melalui droplet dari batuk atau bersin orang terinfeksi, kontak dekat seperti berjabat tangan, atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Setelah masuk ke tubuh, virus ini dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Namun, gejalanya mirip flu biasa, seperti demam, batuk, pilek, hingga sesak napas.

Dr. Soumya Swaminathan, mantan Kepala Ilmuwan WHO, melalui cuitannya di X pada 6 Januari 2025, menyarankan langkah pencegahan sederhana. “Gunakan masker, cuci tangan, hindari keramaian, dan konsultasikan ke dokter jika gejala memburuk,” katanya.

Baca Juga: Melki-Johni Resmi Ditetapkan Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Periode 2025-2030

Kondisi Terkini di China

Kenaikan kasus HMPV pada anak-anak di bawah 14 tahun dilaporkan terjadi di wilayah utara China, seperti Beijing, Tianjin, dan Hebei, pada akhir Desember 2024. Situasi ini dikaitkan dengan musim flu yang umum terjadi pada suhu dingin.

Meski demikian, pejabat China tidak mengungkapkan angka spesifik terkait jumlah pasien. Namun, langkah antisipasi terlihat di masyarakat dengan meningkatnya penggunaan masker di transportasi umum.

Baca Juga: Kuasa Hukum Paket Bumi Siap Bungkam Gugatan di MK, Kemenangan Kami Adalah Kemenangan Rakyat TTS

Aman untuk Liburan

Meski kasus HMPV meningkat, para pakar kesehatan memastikan situasi tetap terkendali. Dr. Atul Goel, Direktur DGHS, menyebut HMPV tidak lebih dari virus flu biasa. “Gejalanya mirip dengan flu, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB