Setelah digigit anjing tersebut, korban kemudian dibawa ke Polindes Manikin dan menerima perawatan dari petugas medis. Kepada orang tua korban, petugas medis menyarankan agar korban dibawa ke puskesmas untuk diberi vaksin antirabies.
Senin, 8 Januari 2024 korban bersama kakaknya menuju ke Puskesmas Haekto untuk melakukan pergantian perban sekaligus hendak meminta agar korban divaksin. Namun, pegawai di Puskesmas Haekto menyampaikan bahwa petugas vaksinasi sedang tidak ada di tempat dan akan disampaikan kepada petugas untuk memberikan vaksin antirabies di rumah korban. Namun, hingga mengalami gejala dan meninggal dunia korban tidak pernah diberikan vaksin oleh petugas Puskesmas Haekto. (*)
Artikel ini sudah tayang di POS KUPANG.com dengan judul : https://kupang.tribunnews.com/2024/03/24/total-kasus-rabies-di-kabupaten-ttu-capai-668-kasus-4-orang-dilaporkan-meninggal-dunia