NTTHits.com, Kupang - Para warga disekitar lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca kebakaran hebat terancam menderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kebakaran yang terjadi sejak Jumat,13 Oktober 2023 belum padam secara total, bahkan api masih terus menyebar ke sejumlah titik hingga hari keempat kebakaran, diduga api timbul akibat panas ekstrem berkepanjangan membakar tumpukan sampah dilokasi tersebut sehingga mengakibatkan kepulan asap menyebar hingga ke pemukiman warga sekitar.
"Saya minta camat dan lurah setempat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membagikan masker kepada warga yang terdampak, guna mencegah timbulnya penyakit akibat kabut asap seperti ISPA,"kata Pj wali Kota Kupang, Fahren Funay, saat kunjungi lokasi, Selasa, 17 Oktober 2023.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati mengakui asap yang terjadi akibat kasus kebakaran di TPA Alak, bisa menyebabkan ISPA, namun sejauh ini belum ada kasus masyarakat yang terkena ISPA dan belum ada keluhan terkait gangguan kesehatan.
Baca Juga: Bank Indonesia - Gubernur NTT Panen dan Tanam Perdana Komoditas Holtikultura di Dua Lokasi
"Dinas Kesehatan melalui UPT Puskesmas Alak sudah melakukan upaya penanganan pertama. yaitu dengan memberikan bantuan masker bagi masyarakat sekitar,"kata Retnowati
Dirinya menegaskan akan tetap melakukan upaya penanganan dini, dengan memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat, dengan memfasilitasi bantuan masker untuk masyarakat sekaligus menghimbau agar tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat di rumah maupun di luar rumah.
Kepulan asap terus membubung naik dari tumpukan sampah yang telah berwarna kehitaman akibat terbakar hangus jadi pemandangan dilahan seluas 4,3 hektare dengan jumlah sampah yang masuk pada lokasi tersebut setiap harinya mencapai 80ton. (*)