Musrembang Bersama Ombudsman, RSUD Johanes Kupang Kekurangan Dokter Spesialis dan Ruang Inap

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Selasa, 21 Mei 2024 | 16:49 WIB
Manajemen RSU Johanes dan Ombudsman RI di Musrembang
Manajemen RSU Johanes dan Ombudsman RI di Musrembang

NTTHits.com, Kupang - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) W.Z.Johanes Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih kekurangan tenaga dokter spesialis, ruang rawat inap dan keterbatasan tempat tidur.

"RSUD pusat rujukan di NTT ini masih mengalami beberapa kendala diantaranya kekurangan SDM dokter spesialis, "kata Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) lingkup rumah sakit, Selasa, 21 Mei 2024.

Baca Juga: OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR /BPRS 2024-2027

Dalam Musrembang yang dihadiri dewan pengawas, para direktur rumah sakit se-kota Kupang, LSM, dan tokoh masyarakat dan nara sumber dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri dan Bapelitbangda Provinsi NTT, disampaikan informasi terkait profile RSUD W.Z.Johanes dengan keunggulan serta kendala yang terjadi.

Adapun keunggulan RSUD Johanes Kupang yang disampiakan Plt. Direktur RSUD WZ Johannes, dr. Stef Soka, yakni, memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) paling banyak dan lengkap dibanding rumah sakit lainnya di NTT yakni memiliki 77 dokter spesialis, namun masih mengalami kendala dengan kondisi kekurangan tenaga dokter spesialis sebanyak 199 orang.

Baca Juga: Oknum Pengacara di Kupang Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Uang Rp.1 Milliar

Selain kendala kekurangan tenaga dokter spesialis, RSUD Johanes juga masih mengalami keterbatasan sarana prasarana yakni ketersediaan jumlah ruang rawat inap dan tempat tidur yang masih belum nyaman.

"Selain tenaga dokter spesialis, masih ada keterbatasan sarpras, masih kurang jumlah ruang rawat inap dan tempat tidur yang masih belum nyaman,"tutup Darius. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB
X