Peringati Hari Perempuan International, UDN Sinergi Program Edukasi Remaja Soal Kesehatan Reproduksi

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Minggu, 10 Maret 2024 | 20:03 WIB
UDN Kupang Bersama Mitra Sosialisasi Kesehatan Reproduksi
UDN Kupang Bersama Mitra Sosialisasi Kesehatan Reproduksi

NTTHits.com, Kabupaten Kupang - Yayasan Ume Daya Nusantara (UDN) menginisiasi kegiatan sosialisasi kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender bagi para remaja usia sekolah bertempat di aula SMAK Kasih Karunia, Desa Oefafi, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Edukasi bagi para remaja tersebut dalam rangka memperingati hari Perempuan Internasional sekaligus sinergitas program bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda).

Baca Juga: Salah Tulis Prodi di Ijasah Alumni Undana, Warek I: Akan Dibuatkan Surat Keterangan

"Memperingati hari perempuan internasional, kami mau mengajak dan mengedukasi anak-anak remaja usia sekolah, untuk mengetahui apa itu kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender,"kata Koordinator Program Manager UDN Kupang, Damaris Tnunay, saat kegiatan sosialisasi, Sabtu, 9 Maret 2024.

Menurut dia, kesehatan reproduksi masih menjadi hal yang tabu untuk di bicarakan atau didiskusikan, sehingga dengan digelarnya sosialisasi tersebut menjadi bentuk edukasi guna memberi pemahaman yang benar.

Sedangkan sasaran sosialisasi menyasar remaja, agar sejak dini remaja mendapat pemahaman yang benar dan baik, sehingga berbekal pengetahuan yang benar maka angka ibu melahirkan masih usia anak dapat ditekan oleh pihak-pihak terkait diantaranya pemerintah, sekolah, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Baca Juga: 10 Warga Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera Barat

"Kasus ibu melahirkan masih berusia anak cukup tinggi di Kabupaten Kupang yakni 53/1000 anak, jika tidak segera diatasi tentu akan menyumbang tingginya angka stunting,"tambah Damaris

 

Kepala Bappeda Kabupaten Kupang, Juhardi Selan, mengatakan, penguatan kesehatan untuk penyelesaian masalah stunting di prioritaskan pada remaja putri, Ibu Hamil (Bumil) dan balita stunting menjadi strategi pembangunan tahun 2024.

Sehingga melalui momentum peringatan Hari Perempuan Internasional menjadi wadah sinergitas program dengan sosialisasi kesehatan reproduksi agar semua remaja memahami tentang hal mana yang berkaitan erat dengan kesehatan reproduksi.

"Ada banyak hal yang harus kita selesaikan, tapi kita mulai dari strategi pertama adalah informasi dan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat diketahui semua remaja di Kabupaten Kupang,"kata Juhardi.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Kupang Siapkan Dana Rp.6 Milliar Tingkatkan Kapasitas Kepsek,Guru dan Siswa

Kepala Dinas (Kadis) P2KB3A Kabupaten Kupang, dr. Tjokorda Febriana Swastika dalam kegiatan tersebut mengatakan, pentingnya edukasi tentang kesehatan reproduksi bagi remaja. Hal ini guna memberikan pengetahuan tentang fungsi, peran dan sistem organ reproduksi sehingga remaja dapat berperilaku sehat dan bertanggungjawab berkaitan dengan aktifitas organ reproduksinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB
X