humaniora

Puluhan Rumah di Takari Terendam Banjir

Minggu, 25 Desember 2022 | 15:55 WIB
Banjir landa Takari, akibat hujan deras yang melanda wilayah itu. (Istimewa)

NTTHits.com, Kupang - Puluhan rumah, kios-kios dan Polsek Takari, Kabupaten Kupang, NTT terendam banjir, akibat hujan deras yang melanda wilayah itu sejak malam kemarin.

"Ada puluhan rumah, kios bugis dan polsek terendam banjir," kata warga Takari, Aris Jakson kepada media ini, Minggu, 25 Desember 2022.

Menurut dia, banjir yang melanda wilayah itu, akibat meluapnya kali yang berada rumah anggota DPRD Kabupaten Kupang Habel Mbate.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir ROB di Sejumlah Wliayah Pesisir NTT

"Air meluap dari kali Pasar Hewan Takari, akibat hujan deras," katanya.

Badan Meterologi Klimatologi Geofisikan (BMKG) Staiun Meterologi Eltari Kupang, NTT mengeluarkan peringatan dini waspada banjir dan longsor selama tiga kedepan, sejak 25 hingga 27 Desember 2022.

Dalam surat peringatan dini yang ditandatangani Kepala BMKG Eltari Kupang, Agung Sudiono Abadi menyebutkan wilayah NTT berada di periode musim hujan dengan kondisi suhu muka laut yang hangat dan kelembapan yang cukup basah di tiap lapisan atmosfer.

Adanya seruakan dingin dari Benua Asia yang dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan serta meningkatkan potensi awan hujan di NTT. Aktifnya gelombang atmosfer Rossby di sekitar Nusa Tenggara dan MJO turut mempengaruhi terjadinya peningkatan hujan dengan intensitas sedang – lebat yang disertai petir serta angin kencang berdurasi singkat.

Baca Juga: Ruas Jalan Timor Raya di Takari Terendam Banjir

Karena itu, warga dihimbau untuk waspada akan potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, banjir rob (banjir di wilayah pesisir), tanah longsor, pohon tumbang, jalanan licin, dan sambaran petir. Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang. (*)

Tags

Terkini