NTTHits.com, Kupang - Protokoler setda Nusa Tenggara Timur (NTT), memastikan tantangan dua bersaudara, Andovi dan Jovial da Lopez, aktor, komedian dan youtuber asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang populer lewat akun youtube skinnyindonesian24, belum masuk dalam list untuk diagendakan karena belum menghubungi protokol.
Adapun tantangan dua bersaudara tersebut terkait kebijakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, yang mewajibkan jam sekolah siswa SMA/SMK di kota Kupang dimulai pukul 05.00 Wita.
Baca Juga: Youtuber NTT Tantang Gubernur Diskusi Terkait Berlakukan Jam Masuk Sekolah Pukul 05.00 Wita
"Daftar debat atau diskusi sama pak Gubernur dari dua bersaudara itu belum ada dalam list," kata salah satu staff protokol Setda NTT, Hary, Jumat, 3 Maret 2023.
Menurut dia, hingga hari ini, yang telah diagendakan hanya sebanyak 13 yang terdiri dari perorangan, stasiun TV, dan organisasi, diantaranya, MetroTV, Berita 1, Pengurus Gerakan Mahasiswa Islam (PGMI), Prof. Yusuf Henukh, Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Media Voice Indonesia, El Asamau, Tabloid Nyata, MNC dan Dra.Merry Loudoe.
Baca Juga: Ditanya Dasar Hukum Sekolah Jam 5.30 Pagi, Viktor: Nanti Kau Celup Disitu
Nada Amira, manager Andovi dan Jovial da Lopez, saat dikonfirmasi mengatakan, telah menghubungi kepala Bagian (Kabag) protokol, Yohanis Abrianto Kore, namun hingga saat ini belum ada jawaban tentang kepastian dapat diagendakan atau tidak.
"Pihak kami sudah menghubungi pihak protokoler dengan nama pak Abri, tapi belum ada jawaban,"kata Amira.
Baca Juga: Sekolah Jam 5.30 Pagi, Abdur: Jangan Buat Kebijakan Saat Minum Kopi dan Makan Jagung Bose
Sebelumnya, Andovi dan Jovial da Lopez, mengeluarkan pernyataan resmi lewat akun instagramnya @andovidalopez, untuk berdiskusi bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), Linus Lusi terkait pemberlakuan jam sekolah pukul 05.00 wita. (*)