humaniora

Bulog Maumere Serap Gabah Petani Saat Panen Raya, Perkuat Stok Beras dan Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 30 April 2025 | 11:55 WIB
Bulig serap gabah petani saat panen raya. (Mardat)

NTTHits.com, Maumere – Memasuki puncak panen raya April 2025, Perum Bulog Maumere memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal di Kabupaten Sikka.

Kepala Perum Bulog Maumere, Marthen Luther Sesa, menyampaikan bahwa pihaknya terus menggenjot penyerapan gabah dan beras dari petani dengan mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terbaru. Upaya ini sejalan dengan penugasan nasional Bulog untuk mendukung program swasembada pangan.

“Sampai saat ini, stok CBP di gudang Bulog Maumere mencapai 28 ton, dan kami terus kejar target nasional sebesar 76 ton. Selama panen raya ini, kami all out menyerap hasil panen petani,” ujar Marthen saat menghadiri panen raya di Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda, Senin (28/4).

Baca Juga: Bupati Sikka Ajak ASN dan Masyarakat Bangun Komitmen Jaga Lingkungan Bersih

Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025, HPP untuk Gabah Kering Panen (GKP) ditetapkan Rp6.500/kg dan untuk beras Rp12.000/kg langsung di pintu masuk gudang Bulog.

“Dengan harga ini, kami ingin memberikan kepastian dan keadilan kepada petani. Harapannya, mereka semakin semangat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi,” tambahnya.

Marthen menegaskan, selain memperkuat cadangan pangan nasional, kebijakan ini juga menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga pangan di pasaran.

Baca Juga: Dandim 1603 dan Forkopimda Sikka Panen Raya Padi Dukung Ketahanan Pangan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1603/Sikka, atas dukungan mereka melalui Babinsa yang aktif mengedukasi petani agar menjual hasil panennya ke Bulog.

“Sinergi dengan TNI sangat membantu. Edukasi langsung ke petani tentang pentingnya menjual gabah dan beras ke Bulog membuat program ini lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Marthen.

Dengan langkah ini, Bulog Maumere berharap bisa menjadi mitra strategis bagi petani lokal dan garda depan dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.***

Tags

Terkini