NTTHits.com, Kupang - Ketua DPRD, Ricard Odja menginisiasi gebrakan baru, mengelar acara Buka Puasa Bersama (Bukber), di gedung Kantor DPRD Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sebelumnya belum pernah dilakukan.
"Saya dengan beberapa teman, ketua-ketua fraksi juga akan menginisiasi buat kegiatan yang sama, di kantor DPRD Kota Kupang,"kata Ketua DPRD Kota Kupang, Ricard Odja, Selasa, 4 Maret 2025.
Baca Juga: Pemkot - DPRD Bukber Bersama Anak Panti, Marbot dan Jemaah Mesjid Nurusaa'dah Kupang
Menurut dia, kegiatan bukber di momentum Ramadhan, menjadi ajang silahturahmi dan contoh baik sebagai bentuk kebersamaan, dalam menjalin dan meningkatkan hubungan kelembagaan dan tali persaudaraan yang kokoh, serta bermartabat antara DPRD, Pemkot, dan Forkopimda Kota Kupang, dan secara lebih luas bersama masyarakat. Hal ini dilakukan agar memiliki kesadaran bersama untuk membangun Kota Kupang, menjadi kota yang lebih baik di masa depan.
"Kami melihat ini menjadi contoh yang baik, sebagai bentuk kebersamaan dalam menjalin dan meningkatkan hubungan kelembagaan, dan tali persaudaraan yang kokoh,"tambah Ricard.
Baca Juga: Dari Mobil Tua ke Pasar Nasional: Kisah Inspiratif Penjual Kopi yang Sukses Berkat PNM Mekaar
Ricard menjelaskan, inisiasi acara Bukber ditengah ramainya berbagai pandangan terhadap efesiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat, menurut dia, penghematan anggaran itu sendiri ada rule (aturan) dan track (alur), dan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, spesifik penghematan anggaran tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan penggunaan anggaran yang lebih efisien dan efektif, dalam mendukung kualitas pelayanan publik dan anggaran dapat digunakan secara optimal.
"Kami tahu maksud dan tujuan dari Presiden RI, efesiensi bukan berarti menyusahkan masyarakat, efesiensi itu supaya jangan dipakai untuk hal tidak penting, apakah buka puasa bersama, bertemu masyarakat hal yang penting atau tidak,?"tegas Ricard.
Inisiasi acara bukber menjadi salah satu bentuk kepedulian, serta memupuk rasa solidaritas dan kebersamaan, dalam hidup antar umat beragama di Kota Kupang. (*)