humaniora

Tim Gabungan BNPB Kerahkan Alat Berat untuk Buka Akses Jalan di Kabupaten Mamuju

Senin, 27 Januari 2025 | 20:04 WIB
Distribusi air bersih oleh BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Senin (27/1). Sumber foto : BPBD Kabupaten Mamuju

NTTHits.com, Jakarta – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Minggu (26/1) terus menjadi perhatian. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju bersama tim gabungan kini mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan yang terdampak longsor di Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mamuju, Muh. Taslim Sukirno, upaya pembersihan material longsor diperkirakan memakan waktu hingga dua hari ke depan, yaitu hingga Rabu (29/1).

Baca Juga: Banjir dan Longsor Dominasi Awal 2025, Ini Langkah Cepat BNPB

Korban dan Dampak Bencana

Bencana ini mengakibatkan empat korban meninggal dunia dan enam orang luka-luka. Para korban luka telah dirujuk ke RSUD Mamuju dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan medis lebih lanjut.

BPBD juga mencatat dampak bencana sebagai berikut:

  • 1.377 rumah terdampak, dengan tujuh unit mengalami kerusakan.
  • Tujuh unit sekolah dan dua fasilitas ibadah turut terdampak.
  • Total 1.972 jiwa terdampak bencana ini.
  • Empat kecamatan terdampak banjir:
    • Kecamatan Mamuju (Kelurahan Binanga dan Desa Bambu)
    • Kecamatan Kalukku (Kelurahan Bebanga, Desa Pammulukang, dan Desa Ahuni)
    • Kecamatan Simboro (Kelurahan Simboro)
    • Kecamatan Tapalang (Desa Orobatu)

Selain itu, tanah longsor dilaporkan terjadi di Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, dengan satu unit rumah terdampak.

Baca Juga: Sistem Coretax Banjir Keluhan, Sri Mulyani Sampaikan Permintaan Maaf dan Janji Perbaikan

Akses Jalan dan Kondisi Terkini

Banjir sempat merendam akses jalan Trans Sulawesi pada Minggu sore, namun air surut dalam waktu tiga jam. Pada Senin (27/1) dini hari, ketinggian air di permukiman warga telah berangsur turun menjadi 30 sentimeter.

Meski demikian, Kabupaten Mamuju masih diguyur hujan ringan. BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor susulan, serta menghimbau pengungsi untuk bertahan di Posko Lapangan yang telah disediakan.

Baca Juga: Penguatan Sistem Peringatan Dini Banjir Lahar di Gunung Semeru, Kolaborasi BNPB dan Pemerintah Swiss

Upaya Penanganan: Posko dan Bantuan Logistik

BPBD Kabupaten Mamuju telah mendirikan Posko di Kantor BPBD Kabupaten Mamuju dan Pos Lapangan di wilayah terdampak. Pos ini dilengkapi tenaga kesehatan, ambulans, serta logistik yang dapat diakses warga terdampak.

Halaman:

Tags

Terkini