Langkah Berkelanjutan untuk Masa Depan Lebih Aman
Rangkaian kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk BMKG, PVMBG, Kementerian PUPR, BBWS, BNPB, hingga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penentuan lokasi sirine melibatkan kepala desa, Forum Pengurangan Risiko Bencana Lumajang, dan warga setempat untuk memastikan keefektifan alat sekaligus keberlanjutan program.
Baca Juga: Erupsi Gunung Ibu, BNPB Pasang Rambu Bahaya dan Percepat Evakuasi Warga ke Pengungsian
Ke depan, BNPB dan SDC akan terus melanjutkan program ini dengan membangun sirine, memasang sensor, dan meningkatkan kapasitas masyarakat.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mengurangi dampak bencana banjir lahar dingin, memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan Indonesia dalam menghadapi bencana alam.***