humaniora

Selamat Datang, Generasi Beta: Era Baru di Tengah Teknologi dan Isu Global

Senin, 6 Januari 2025 | 09:48 WIB
Ilustrasi

NTTHits.com, Jakarta – Tahun 2025 menjadi momen bersejarah dengan hadirnya Generasi Beta, generasi baru yang menggantikan Gen Alpha dan Gen Z. Lahir sejak 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2039, Generasi Beta diprediksi akan tumbuh dalam dunia yang sepenuhnya digerakkan oleh teknologi.

Sejak penamaan generasi dimulai pada 1901 dengan Greatest Generation, kini Generasi Beta menjadi generasi ke-7 dalam sejarah, setelah Gen Alpha (2013-2024) dan Gen Z (1997-2012).

Kehadiran Generasi Beta membawa harapan besar, sekaligus tantangan unik, terutama di tengah perkembangan teknologi dan dinamika global yang semakin kompleks.

Baca Juga: Bank NTT Cetak Sejarah di 2024: Transformasi Digital dan Dukungan UMKM Jadi Sorotan

Generasi Beta di Era AI dan Teknologi

Menurut peneliti sosial Mark McCrindle, Generasi Beta diprediksi akan menjadi generasi paling fasih teknologi, dengan kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

“Generasi ini akan mencari jati diri mereka dalam lanskap teknologi yang terus berkembang, sambil menghadapi isu-isu global seperti perubahan iklim dan kesenjangan sosial,” ungkap Mark.

Mark juga memprediksi, pada tahun 2035, Gen Beta akan mencapai 16% populasi global, mencerminkan dampak besar mereka dalam membentuk dunia masa depan.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Morowali Utara, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Karakteristik Unik Generasi Beta

Generasi Beta diprediksi akan memiliki beberapa karakteristik menonjol:

1. Kecakapan Teknologi: Mereka akan tumbuh bersama perangkat digital dan AI, menjadikan teknologi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.


2. Kesadaran Sosial Tinggi: Fokus pada isu global seperti perubahan iklim, kesenjangan sosial, dan keberlanjutan.


3. Gaya Hidup Modern: Generasi ini cenderung memilih gaya hidup berbasis teknologi terbarukan dan ramah lingkungan.

Halaman:

Tags

Terkini