humaniora

Kota Kupang Ikut Dipilih Jadi Pilot Project "Program Ruang Bersama Indonesia" Solusi Kurangi Kekerasan Terhadap Anak

Senin, 23 Desember 2024 | 11:16 WIB
Peluncuran Pilot Project Ruang Bersama ditandai dengan pemukulan gong oleh Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi

NTTHits.com, Kupang - Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima. Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipilih menjadi salah satu dari enam desa/kelurahan pilot project program Ruang Bersama Indonesia.

Program Ruang Bersama Indonesia digagas oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), sebagai upaya komprehensif melindungi dan memberdayakan anak-anak di seluruh Indonesia, diluncurkan secara hybrid dan ditandai dengan pemukulan gong di enam titik lokasi terpilih, bertepatan dengan puncak acara Hari Ibu ke-96, Minggu, 22 Desember 2024. Selain Oesapa Barat, lima desa lainnya ada di Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Malang dan Kota Tangerang,Banten.

Baca Juga: Internet Murah, Eznet by Telkomsel Hadir Jawab Kebutuhan Masyarakat

Menteri PPPA RI, Arifah Choiri Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan peringatan Hari Ibu ke-96 dengan tema “Perempuan Menyapa Perempuan Berdaya Anak-anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045” esensinya bukan hanya untuk mengapresiasi jasa besar ibu, tapi lebih dari itu untuk mengapresiasi seluruh perempuan Indonesia atas peran, dedikasi dan kontribusi bagi keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara. 

"Ini mengingatkan kita akan pentingnya peran perempuan, dalam mewujudkan masa depan bangsa. Tema ini juga menjadi panggilan untuk terus meperkuat peran perempuan, di semua sektor dengan memberikan akses yang setara dalam pendidikan, pekerjaan, kesehatan dan politik."kata Arifah.

Baca Juga: BRI Siap Layani Nasabah Selama Libur Nataru 2024/2025 dengan Layanan Digital dan Operasional Terbatas

Menurut dia, Program Ruang Bersama Indonesia adalah salah satu program prioritas Kementeriaan PPPA, berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi anak-anak Indonesia saat ini.

Ruang Bersama Indonesia, kata Arifah, dapat menjadi solusi untuk mengurangi kekerasan terhadap anak, termasuk untuk mengurangi ketergantungan anak terhadapgadget lewat permainan-permainan tradisional berbasis kearifan lokal.

Baca Juga: Haji Muhamad Ansor Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD NTT, Gantikan Jonas Salean

Kementrian PPPA membuka ruang terhadap semua pihak yang ingin berkolaborasi membangun perempuan melindungi anak Indonesia lewat program ini. dan Program Ruang Bersama Indonesia dipastikan bukan sekedar even tapi adalah gerakan perempuan Indonesia berbasis desa untuk membangun Indonesia menuju 2045.

Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, menyampaikan kegiatan tersebut jadi momentum yang tepat bagi semua untuk instropeksi, sejauh mana memberi ruang dan kesempatan bagi perempuan-perempuan hebat untuk terlibat bersama memajukan Kota Kupang secara khusus.

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi Keluarga, Ibu-Ibu PNM Mekaar, Lebih dari Sekadar Pahlawan Rumah Tangga

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, terima kasih telah memilih Kelurahan Oesapa Barat sebagai pilot project program Ruang Bersama Indonesia, kami siap mendukung program ini sebagai ruang kebangsaan, untuk menciptakan masa depan anak-anak Kota Kupang yang lebih baik,"tutup Linus. (*)

 

Halaman:

Tags

Terkini