humaniora

ICRS Gelar Lokakarya Pengayaan Wacana Agama dan Keragaman Bagi Penyuluh Agama di Kupang

Senin, 4 November 2024 | 18:39 WIB
Logo ICRS

 

 

NTTHits.com, Jakarta - Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS), adalah konsorsium tiga universitas Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menyelanggarakan lokakarya Pengayaan Wacana Agama dan Keragaman bagi Penyuluh Agama.

Dalam rilis tertulis, Senin, 4 November 2024, lokakarya yang ditujukan bagi penyuluh agama di lingkungan Kementerian Agama ini dilaksanakan pada tanggal 5-6 November 2024 bertempat di Ruang Serbaguna Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Kupang. Dalam penyelenggaraannya, ICRS berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Program Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen (FKIPK), Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, dan Institute for Indonesia Academic Partnership (IIAP).

Baca Juga: Liga Pelajar Soeratin Cup Jadi Ajang Seleksi Pra Popnas


Program ini sejalan dan relevan dengan apa yang sedang digulirkan Kementerian Agama tentang Moderasi Beragama. Penekanannya pada isi dan penyampaian program serta kelompok sasaran masing-masing program, yaitu para penyuluh agama. Program ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mengenal umat agama lain yang pada akhirnya akan menciptakan sikap toleransi, saling menghargai dan menerima. Sehingga Program Literasi Keagamaan ini merupakan kontribusi untuk melengkapi Moderasi Beragama.

Dengan mencanangkan tagline “RUKUN, RAGAM, SEPADAN”, program yang telah dimulai sejak 2017-2020 (Fase 1) ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyuluh, dan pemangku kepentingan lainnya dalam rangka memperkuat dan memperluas kesadaran wacana agama, keberagaman, toleransi dan keadilan sosial di tengah masyarakat. Setelah melewati masa pandemi COVID-19, ICRS melanjutkan program ini pada 2023-2025 (Fase 2) dengan wilayah jangkauan Nusa Tenggara Timur, Maluku, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Baca Juga: Optimisme BRI Sambut Kebijakan Ekonomi Era Prabowo Subianto

Lokakarya di Kupang akan melibatkan 100 Penyuluh Agama di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi NTT; Kantor Agama Kota Kupang; Kantor Agama Kabupaten Kupang; dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Penyuluh Agama IAKN Kupang; serta guru-guru Madrasah Aliyah Negeri Kota Ambon. Dalam kesempatan ini Kapala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTT berkenan membuka acara dan menyampaikan materi penguatan kepada peserta. Sedangkan Rektor IAKN Kupang berkenan menutup kegiatan yang dilaksanakan selama satu setengah hari.

Peserta akan mendapatkan pengayaan berupa enam materi. Empat materi mengacu pada modul yang disusun ICRS pada Fase 1 bersama dengan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan, Balitbang & Diklat Kementerian Agama RI. Modul dapat diunduh melalui website ICRS https://www.icrs.or.id/publication/modul-pengayaan-wacana-keagamaan-bagi-penyuluh-agama/. Sedangkan dua materi lainnya merupakan pengembangan untuk Fase 2. Berikut materi-materi dan para fasilitatornya, Kepala Kanwil Kemenag NTT, Reginaldus S. S. Serang tentang Agama dan Negara.

Baca Juga: Usaha Salon Nabilla di Kediri Makin Sukses Setelah Bertransformasi Menjadi AgenBRILink!

Agama dan Martabat Kemanusiaan dari ICRS, Dr. Dicky Sofjan,  Agama dan Ekologi Dr. Elia Maggang (Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)

Agama dan Mayantara/Internet – Dr. Leonard Chrysostomos Epafras (ICRS), Agama dan Hak Asasi Manusia – Dr. Simplexius Asa (Universitas Nusa Cendana) serta Agama dan Bina Damai – Erlin Mali (Institute for Indonesia Academic Partnership (IIAP).

Baca Juga: Reses Hari Terakhir ADPRD TTU Dapil II di Desa Haumeni, Masyarakat Sampaikan Aspirasi Sulit Dapatkan Air Bersih

Profil penyelenggara

Program ini diselenggarakan oleh Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS), konsorsium tiga universitas di Yogyakarta yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana.

Halaman:

Tags

Terkini